Published On: Tue, Aug 22nd, 2017

Pesta Teluk Dipusatkan di Bawah JMP

Share This
Tags

Gubernur Maluku, Said Assagaff mengatakan, Pesta Teluk Ambon yang akan dihelat pada 8 September 2017 mendatang harus dirayakan dengan meriah dan dipusatkan di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) selaku icon Kota Ambon.

Berbagai lomba yang akan disele­nggarakan pada even tersebut mulai dari lomba perahu tradisional atau perahu manggurebe, lomba perahu semang perempuan, perahu semang laki-laki dan lomba perahu hias akan berpusat dibawah JMP.

“Pesta Teluk Ambon yang disele­ng­garakan tahun ini haruslah lebih meriah dari tahun-tahun sebelum­nya dan akan dilaksanakan di bawah JMP,” kata Gubernur didampingi Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Habiba Saimima kepada wartawan di Ambon, Sabtu (19/8).

Menurutnya, selain lomba perahu, ada juga lomba foto pariwisata yang dimuat di instagram, goyang tobelo dan lomba mewarnai pariwisata dan lomba triathlon dari Natsepa ke Lapangan Merdeka Ambon.

Lomba-lomba tersebut katanya baru pertama kali dibuat, sehingga diharapkan dapat turut mempro­mosikan potensi pariwisata bahari Teluk Ambon dan JMP. Besar hara­pannya, Menteri Pariwisata RI dapat membuka kegiatan tersebut.

“Saya berharap Menteri Pariwi­sata dapat membuka dan meresmikan kegiatan Pesta Teluk yang ke 12 di Kota Ambon ini nantinya,” ujar Gubernur.

Hingga kini untuk lomba arumbai manggurebe sudah terdaftar 11 group. Lomba perahu semang laki-laki 20 group, lomba Triathlon 30 peserta, lomba foto yang dimuat di instagram 30 orang dan lomba foto pariwisata sebanyak 15 orang.

“Saya ingin agar melalui event Pesta Teluk Ambon, potensi pari­wisata Maluku dapat dipromosikan ke dunia luar dan dapat diminati.

Tour de Mollucas

Sementara itu, untuk Tour de Mollucas (TdM), Gubernur mene­gaskan kurang lebih selama empat jam lamanya ruas-ruas jalan di Kota Ambon bakal ditutup dari aktivitas kendaraan selama pelaksanaan lomba balap sepeda internasional tersebut.

“Sudah kita pikirkan, kita minta warga selama empat jam tidak ada kendaraan lalu lalang saat balapan. Selesai Jumatan baru mulai, saya harap setelah selesai Jumat tidak ada aktifitas kendaraan di jalan. Jadi tidak ada masalah itu bagian dari kerja dalam bidang olahraga pari­wisata. Semakin banyak partisipasi masyarakat makin membuming,” ujarnya.

Diungkapkan, Pemprov Maluku sudah merangcang langkah-langkah antisipasi andai ada warga kota yang sakit dan akan dilarikan ke rumah sakit ketika balapan berla­ngsung di Kota Ambon pada etape terakhir TdM itu.

“Kita juga sudah antisipasi andai kata ada orang sakit siap dievakuasi. Jika ada yang sakit di Waihaong atau Jalan Baru harus lewat mana, jika di Batu Merah harus lewat mana, jika di Kudamati lewat mana dan seba­gainya. Sehingga tidak mengga­nggu balapan,” bebernya.  (SIWALIMA)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

- BALAGU.COM