Published On: Thu, Apr 20th, 2017

PKB Belum Turunkan Mekanisme Pilkada Maluku

Share This
Tags

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menurunkan mekanisme pelaksanaan Pilkada Maluku 2018.

Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, dikonfirmasi, Rabu (19/4), mengatakan pihaknya taat azas sehingga masih menunggu arahan dari DPP.

“Kami ada mekanisme internal yang harus ditaati maupun dijunjung tinggi,” ujarnya.

Basri mengaku sudah memiliki petunjuk teknis (Juknis) tentang pelaksanaan Pilkada Maluku 2018, namun mekanisme maupun pentahapan belum diterima dari DPP.

Khan masih ada tenggat waktu relatif panjang sehingga soal mekanisme maupun pentahapan tidak menjadi masalah prinsipil,” katanya.

Karena itu, tenggat waktu menjelang tahapan Pilkada dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi internal PKB, baik tingkat provinsi maupun 11 kabupaten/kota.

“Kami perlu membenahi kepengurusan, mengintensifkan konsolidasi internal maupun infrastruktur partai serta lembaga pemenangan Pemilu di setiap kabupaten/kota untuk kebutuhan Pilkada Maluku 2018, Pileg dan Pilpres 2019,” ujar Basri.

Dia mengemukakan, PKB Maluku nantinya dalam penjaringan bakal calon (Balon) Gubernur dan Wagub dilakukan secara transparan sesuai mekanisme partai sehingga silahkan kandidat berproses.

“Kami memberikan kesempatan, baik kepada kader PKB maupun bukan untuk nantinya mengikuti mekanisme sesuai arahan DPP,” tandas Basri.

Disinggung koalisasi untuk mengusung kandidat Gubernur dan Wagub, dia menjelaskan PKB pastinya menjalin komunikasi dengan partai politik (Parpol) lainnya untuk memenuhi persyaratan 15 persen dari 45 legislator Maluku.

“PKB berdasarkan hasil Pileg 2014 menempatkan tiga kader di DPRD Maluku sehingga harus berkoalisasi dengan Parpol lainnya,” tegas Basri.

Catatan Antara, berdasarkan perolehan suara Pileg 2014 menempatkan tujuh kader PDI Perjuangan di DPRD Maluku, selanjutnya Partai Golkar, Partai Demokrat dan PKS masing-masing enam kursi.

Partai Gerindra menempatkan lima kursi, Partai NasDem dan Partai Hanura masing – masing empat kursi, PKPI dua kursi serta PAN dan PPP masing-masing satu kursi.

Nama – nama kandidat Gubernur Maluku yang mengikuti Pilkada 2018 antara lain, anggota DPD – RI asal Maluku, Nono Sampono, Kepala Korps Brimob Polri Irjen Murad Ismail, Inspektur IV Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM WAS) Kejagung RI, Herman A. Koedoeboen, SH., M.Si dan Ketua Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan periode 2015 – 2020, Komaruddin Watubun.

Selain itu, mantan Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Jakobus Puttileihalat dan mantan Bupati Seram Bagian Timur (SBT), Abdullah Vanath.

Begitu pula, Bupati Buru Selatan, Tagop Sudarsono Soulissa dan Bupati Maluku Bara Daya (MBD), Barnabas Orno.(tribunmmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

- BALAGU.COM