Published On: Mon, Nov 13th, 2017

Pleno PDIP, Murad Ismail Direkomendasi?

Share This
Tags

PDIP telah merekomendasikan Murad Ismail bertarung di Pilgub Maluku 2018. Dalam rapat pleno yang berlangsung di DPP PDIP (10/11) malam, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri akhirnya merestui Dankakor Brimob Polri itu.  Benarkah?

Siapa wakil, PDIP menyodorkan tiga nama, dan itu masih jadi rahasia yang ditutup rapat. Dari tiga nama itu, sudah ada nama mengerucut untuk mendampingi Murad.

Terkait informasi yang diterima Kabar Timur, Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Balon Gubernur-Wakil Gubernur DPD PDIP Maluku Hendrik Sahureka, mengaku tidak tahu. Tapi dia mengaku, jika sejumlah rapat pleno dilakukan, termasuk rapat yang berlangsung (10/11) malam di Kantor DPP PDIP untuk membahas Pilgub Maluku.

“Yah pastilah, rapat DPP dipimpin ibu Megawati dan Sekjen. Tapi hasil dari rapat itu, kita tidak tahu. Ya karena kita belum diberitahu,” elak Hendrik Sahureka dihubungi via ponsel, Minggu, kemarin.

Menyatakan tidak tahu menahu soal rapat tanggal 10 Nopember tersebut, herannya Hendrik mengaku jika salah satu hasil rapat itu, terkait rekomendasi Pilkada Provinsi Bali.

Sebelumnya, sumber yang mewanti-wanti namanya tidak disebutkan menyatakan, Murad Ismail satu-satunya alternatif PDIP. “Pak Murad yang dapat (rekomendasi). Diputuskan dalam rapat pleno tadi malam,” kata sumber DPD PDIP Maluku, Sabtu (11/11).

Meski mengaku Murad satu-satunya pilihan, ia mengklaim balik, figur ini tidak akan banyak berpeluang memenangi pertarungan politik Pilgub, tanpa restu PDIP. Sekalipun mengantongi rekomendasi beberapa parpol lain. “Karena PDIP punya basis massa tradisionil yang tak pernah beralih ke lain hati. Kita punya massa yang riil,” cetusnya.

Soal pendamping Murad Ismail, sumber menyampaikan, dari tiga nama yang disodorkan, sudah ada yang dijagokan. Namun hal itu, bisa saja berubah. “Tiga nama itu masih tentativ atau sementara. Dan sementara digodok,” katanya.

HAMPIR PASTI

Sementara itu, sember lain menyebutkan, Murad Ismail  bakal diduetkan dengan salah satu kader PDI Perjuangan yang juga Bupati Maluku Barat Daya, yakni Barnabas Orno. “PDI Perjuangan hampir pasti ke Murad-Orno,’’kata dia.

Duet Murad- Orno, karena komposisi non kader dan kader. “Tidak ada masalah lagi. Pasangan ini sesuai formasi di PDI Perjuangan. Pak murad non kader pak Orno kader PDI Perjuangan,’’terangnya.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Evert Kermite membenarkan, Murad-Orno bakal diusung PDI Perjuangan. “Filing saya mereka akan mendapat rekomendasi PDI Perjuangan. Ini setelah saya mengamati proses yang berlangusung di DPP PDI Perjuangan. Bisa saja, meleset,’’kata Kermite ketika dihubungi Kabar Timur, kemarin.

Kermite yang juga balon wakil gubernur di PDI Perjuangan menilai,  dua figur tersebut (Murad-Orno) sangat ideal bagi PDI Perjuangan melaksanakan perannya dalam pembangunan bangsa dan negara khususnya di Maluku. ‘’Ini pasangan ideal. Ini kombinasi antara punya latar belakang kepolisian dan birokrat,’’sebutnya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, jika dua figur ini ditetapkan semua kader berkewajiban dan tangungjawab DPD hingga strukturral keluarga dan simpatisan PDI Perjuangan  berjuang memenangkan mereka. ‘’Saya mohon maaf apa yang menjadi filing saya ini, tidak sesuai dengan aspirasi atau keinginan berbagai pihak,’’terangnya.  (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

BALAGU.COM - Berita Informasi Maluku