Published On: Wed, Jan 27th, 2016

Polisi Bekuk Bandar Sabu

Share This
Tags

45697811525-shabu-sahbuTim Resnarkoba Polres Maluku Tenggara mem­­bekuk seorang bandar sa­bu berinisial AHR (34) di kawasan Un, Kota Tual.

Pelaku dibekuk polisi te­­pat di belakang Kantor Wa­li Kota Tual tak jauh da­ri ru­mahnya saat hendak me­la­­kukan transaski barang ha­ram tersebut, Minggu (25/1) sekira pukul 16.30 WIT.

Usai ditangkap, polisi langsung mela­ku­kan penggeledahan di rumahnya dan ber­hasil menyita barang bukti berupa 38 paket sabu siap edar.

Kepala Polres Maluku Tenggara, AKBP Mu­­hamad Roem Ohoirat kepada Ka­bar Timur melalui telepon selulernya mengung­­­kapkan, pelaku merupakan pemain lama yang telah masuk dalam target pi­hak kepolisian. Pelaku telah di­tahan ber­sama barang bukti di Mapolres Ma­luku Tenggara.

Saat diciduk, pelaku tidak mem­berikan perlawanan. Pelaku sem­pat dilarikan ke rumah sakit usai peng­geledahan di rumahnya karena ter­kena serangan stroke.

“Tidak ada perlawanan, dia itu orang sakit-sakit, malah saat itu sempat dibawa ke rumah sakit ka­rena stroke,” katanya.

48 paket sabu yang disita polisi ji­ka dirupiahkan berjumlah sekitar Rp 112 juta. “Satu paket sabu yang dijual pelaku harganya berkisar Rp 3 juta. Jadi kalau dirupiahkan, sabu yang kita sita itu mencapai Rp 112 juta,” kata Kapolres.

Setelah menjalani pemeriksaan, penyidik Polres Malra menetapkan AHR sebagai tersangka. “Dia su­dah jadi tersangka dan saat ini su­dah ditahan di Polres. Pembeli sa­bu tidak kita tahan karena dia me­mang sengaja dijadikan umpan. Ter­sangka ini memang pemain la­ma yang kita incar selama ini,” ujar­nya, Selasa (26/1) malam.

Menurut Ohoirat, dari hasil pe­me­riksaan yang dilakukan, ter­sang­­ka mengaku jika barang ha­ram tersebut diperolehnya dari Ma­­kas­sar, Sulawesi Selatan. Ter­sang­ka merupakan bandar sabu lin­tas kabupaten yang telah lama men­jalani bisnis narkotika jenis shabu tersebut.

“Barangnya ini dari Makassar, dan tersangka ini juga merupakan ban­dar sabu antarkabupaten,” ujar per­wira dua melati di pundaknya itu.

Kapolres mengatakan untuk meng­ungkap jaringan pengedar nar­koba di Kota Tual dan Kabupaten Ma­luku Tenggara, saat ini pihaknya terus mendalami kasus tersebut. Polisi tidak akan pandang bulu da­lam pemberantasan peredaran nar­koba di wilayah tersebut. “Tentu pengedar lainnya akan kita dalami, tapi sejauh ini dalam sebulan kita sudah tangkap dua bandar sabu,” sebutnya. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>