Published On: Tue, Jan 16th, 2018

Polisi Terlibat Pemerkosaan Ditindak Tegas

Share This
Tags

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Polisi Mohammad Roem Ohoirat menegaskan, oknum polisi berinisial Bripda AS yang diduga terlibat pemerkosaan bersama 3 temannya bakal ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kasus dugaan pemerkosaan itu terjadi di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, akhir tahun 2017.

Kejadian berlangsung di salah satu penginapan diwilayah Hukum Mapolres Ambon. Perbuatan asusila itu diduga dilakukan AS bersama tiga rekannya AB (24 ), AL (24), dan E alias U (24). Ketiganya berdomisili di Desa Tulehu. Kasus ini terjadi pada 31 Desember 2017.

Selain diperkosa, korban juga kehilangan telepon genggam yang dibawa kabur keempat pelaku. Tidak terima perbuatan para pelaku, korban kemudian mengadu ke pihak kepolisian.

Ohoirat menegaskan, AS akan ditindak tegas sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Baik proses pidana maupun tindakan disiplin kepolisian. “Kalau dugaan perkosaan yang dilakukan terhadap korban di Desa Tulehu dengan tersangka AS ini tetap akan akan diproses. Yang bersangkutan (AS) akan ditindak tegas sesuai perbuatan yang dilakukan,” tandas Ohoirat.

Sebelumnya, tidak asusila ini juga dikecam anggota Komisi A DPRD Maluku, Amir Rumra. Menurut dia, tindakan tegas harus dilakukan terhadap oknum polisi yang melakukan tindakan asusila itu. ‘’Aparat penegak hukum harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan sebaliknya. Bila terbukti harus dipecat,’’ ungkap dia.

Amir meminta kepada Polda Maluku untuk segera memproses oknum itu dan diberikan ganjaran yang setimpal. ‘’Karena dengan perbuatan itu, telah mencoreng nama baik institusi kepolisian. Jika pihak kepolisian sengaja diam dengan kasus tersebut maka ini memberi ruang kepada anggota polisi lainnya untuk melakukan perbuatan yang sama,’’ tandas dia.

Menurutnya, masalah asusila yang dilakukan oknum polisi harus menjadi perhatian serius bagi pimpinan polisi di Maluku. ‘’Pimpinan polisi jangan diam, karena pelanggaran hukum dilakukan aparat penegak hukum sendiri. Bahkan jelas-jelas ini sangat mencoreng nama baik institusi kepolisian. Maka perlu ditindak,” tegas Amir. (Ambon Ekspres).

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>