Published On: Wed, Feb 10th, 2016

Polri: Pelaku Penembak Brimob Diduga Kelompok Santoso

Share This
Tags

2114036ilustrasi-penembakan-2780x390 (1)Kepolisian RI menengarai, kelompok yang terlibat baku tembak dengan Brimob di Poso pada Selasa (9/2/2016) kemarin, adalah kelompok teroris Santoso.

“Kami prediksi, mereka bagian dari kelompok Santoso,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto di kantornya, Rabu (10/2/2016) siang.

Salah satu indikatornya yakni daerah Sulawesi Tengah, khususnya Poso, yang menjadi basis kelompok Santoso.

Bahkan, merujuk pernyataan Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Anton Charliyan, beberapa waktu lalu, kelompok Santoso ingin menjadikan pegunungan di Poso sebagai area pelatihan seperti di Moro, Filipina Selatan.

“Meski begitu tim Densus 88 masih mendalami lagi, apa benar kelompok yang kemarin itu betul mereka (kelompok Santoso),” ujar dia.

Agus memastikan, polisi terus mengejar sisa pelaku penembakan yang melarikan diri. Dia juga memastikan, kondisi keamanan pascabaku tembak Selasa pagi lalu Atelah kondusif.

“TNI, Polri terus mengejar pelaku atau mereka yang kami duga terkait dengan jaringannya. Yang jelas, situasi kondusif dulu, sembari terus mencari pelaku,” ujar Agus.

Kronologis

Diberitakan, baku tembak antara personel Brimob Sanginora, Poso, dengan para terduga teroris terjadi pada Selasa siang. Awalnya personel Brimob tengah melakukan razia kendaraan bermotor di jalan raya antara Nepu dengan Poso sekitar pukul 10.25 WITA.

Kemudian melintaslah mobil Kijang hitam dengan nopol DD 8547 QP dari arah Napu ke Poso. Saat mobil mendekati pos pemeriksaan, beberapa Brimob mendekati mobil untuk sweeping.

Tiba-tiba, seorang pelaku yang duduk di samping sopir menodongkan senjata api laras pendek ke salah seorang personel Brimob yang mendekat, yakni bernama Brigadir Wahyudi Syaputra.

Pelaku melepaskan satu tembakan mengenai dagunya hingga Wahyudi meninggal dunia. Melihat peristiwa itu, personel Brimob yang lain sontak memberondong tembakan ke arah mobil tersebut. Baku tembak pun tidak dapat terhindarkan.

Dua orang pelaku tewas akibat baku tembak itu, sementara tiga lainnya melarikan diri dengan meninggalkan mobil. Di dalam mobil yang ditinggalkan pelaku, polisi menemukan sepucuk senjata api jenis revolver dan beberapa karung beras dan bahan makanan lainnya.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>