Published On: Tue, Apr 11th, 2017

PT. Bank Maluku – Malut Diminta Perkuat Manajemen Risiko TI

Share This
Tags

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku meminta Direksi PT. Bank Maluku – Maluku Utara (Malut) agar memperkuat sistem manajemen resiko Teknologi Informatika (TI) perbankan.

“Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.9/15/PBI/2007 guna meminimalkan risiko-risiko potensial dalam penggunaan TI, maka penerapan manajemen risiko mencakup pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan Direksi,” kata Kepala OJK Provinsi Maluku, Bambang Hermanto, di Ambon, Senin (10/4).

Kebijakan dan prosedur dalam penggunaan TI harus didukung proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian risiko dengan sistem pengendalian interal.

Dia mengatakan, kerjasama pembayaran pajak dan retribusi daerah antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dengan PT. Bank Maluku – Malut merupakan upaya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“OJK bertugas untuk melakukan pengawasan dan menjaga sistem yang handal, karena itu Direksi PT.Bank Maluku – Malut diminta agar memperkuat sistem manajemen resiko TI perbankan.

Pihaknya akan memantau terciptanya pembayaran online yang aman, karena banyak manfaat yang akan diperoleh oleh pihak bank maupun masyarakat.

Melalui sistem ini masyarakat tidak perlu antri karena pembayaran melalui ATM hanya membutuhkan wktu kurang lebih 5 – 10 menit, sehingga lebih efektif dan efisien.

Selain itu juga memberikan manfaat bagi pihak bank dalam menambah data base nasabah.

Bambang mengakui, pihaknya juga terus mendorong PT. Bank Maluku – Malut untuk memberikan kontribusi bagi daerah.

“Ambon telah menjadi kota pertama yang melakukan pembayaran pajak dan retribusi online. PT. Bank Maluku – Malut memiliki wilayah kerja yang cukup luas,” tandasnya.

Sistem online dapat meminimalisir potensi kebocoran pajak dan retribusi, memudahkan wajib pajak, serta meningkatkan pendapatan daerah.

Sedangkan bagi pihak bank, menjadi sumber pendanaan baru karena potensi ini sangat besar jika seluruh pembayaran pajak dan retribusi masuk ke PT. Bank Maluku – Malut.

“Kami berharap PT. Bank Maluku – Malut bersama Pemkot Ambon intensif melakukan sosialisasi dan promosi agar masyarakat dapat melakukan pembayaran melalui BPD,” tegas Bambang.

Pihaknya juga akan mengawal seluruh proses terutama rencana pembayaran melalui sistem mobile banking.(tribunmaluku)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>