Published On: Mon, Jul 11th, 2016

Putra Osama Ancam Balas Dendam Kematian Ayahnya

Share This
Tags

2253294Hamza-bin-Laden780x390Putra mantan pemimpin Al Qaeda, ahmarhum Osama bin Laden, mengancam akan melakukan aksi balas dendam terhadap Amerika Serikat karena telah membunuh ayahnya.

Menurut Reuters, Senin (10/9/2016) malam, ancaman Hamza bin Laden disampaikan dalam pesan audio yang diunggah ke situs daring yang dipantau SITE Intelligence Group.

Hamza berjanji untuk melanjutkan perjuangan kelompok militan global Al Qaeda melawan AS dan sekutu-sekutunya. Video berdurasi 21 menit berjudul “We Are All Osama.”

“Kami akan terus menyerang kalian dan menargetkan kalian di negara kalian dan di luar negeri untuk membalas penindasan kalian atas rakyat Palestina, Afganistan, Suriah, Irak, Yaman, Somalia dan negara-negara Muslim yang tidak luput dari penindasan kalian,” kata Hamza.

“Adapun balas dendam oleh negara Islam untuk Syeik Osama, semoga Allah mengampuni beliau, bukan balas dendam bagi Osama pribadi, tapi bagi mereka yang telah membela Islam,” kata Hamza.

Osama tewas dalam sebuah penyergapan oleh pasukan khusus AS di tempat persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan, tahun 2011.

Pembunuhan Osma menjadi pukulan telak bagi Al Qaeda yang telah melancarkan serangan 1 September 2001 ke Washington DC dan New York.

Hamza, yang sekarang berusia pertengahan dua puluhan, berada di sisi ayahnya di Afgaanistan sebelum serangan 11 September terjadi.

Menurut Brookings Institution, Hamza menghabiskan waktu dengan ayahnya di Pakistan setelah serangan pimpinan AS memukul mundur kepemimpinan Al Qaida di negara itu.

“Hamza memberikan wajah baru untuk Al Qaeda. Ia terkait langsung dengan pendiri kelompok itu.

Dia musuh yang pandai dan berbahaya,” kata Bruce Riedel, pengamat dari lembaga kajian Brooking’s Institution

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>