Published On: Fri, Nov 27th, 2015

Raja di Leicester, Vardy Bakal Jadi Penghuni Bench Jika Pindah

Share This
Tags

vardymahrezgetty460Jamie Vardy dan Riyad Mahrez diminta tidak meninggalkan Leicester City dan bergabung dengan klub papan atas di Premier League. Sudah jadi raja di The Foxes, keputusan pergi hanya akan membuat mereka jadi penghuni bench di klub barunya.

Vardy dan Mahrez jadi salah satu pemain dengan sinar paling terang di musim 2015/2016 ini. Peran besar keduanya mengantar Leicester bisa bertarung di papan atas klasemen, dan bahkan untuk sementara berada di posisi paling atas.

Sang striker sudah mencetak 13 gol, yang mengantarnya menjadi topskorer sementara. Jika bisa menjebol gawang Manchester United di akhir pekan ini dia malah akan mematahkan rekor milik Ruud van Nistelrooy sebagai pemain dengan rangkaian gol beruntun terbanyak (10) di Premier League.

Sementara Mahrez, meski beroperasi sebagai gelandang dia sudah melesakkan tujuh gol. Dia adalah sosok di balik tingginya produktivitas Leicester sejauh ini, dengan total membuat enam assist dan melepaskan 23 key passes.

Dengan kontribusi besar yang sudah diberikan, keduanya kini jadi incaran beberapa klub di Inggris dan Eropa. Rumor yang beredar di Inggris malah menyebut Vardy sempat dibidik Tottenham Hotspur, Everton, dan bahkan Real Madrid. Pun begitu dengan Mahrez, yang digosipkan jadi incaran Louis van Gaal di MU.

Jadi aset besar Leicester, Mahrez dan Vardy diharapkan tidak tergiur bujukan tim besar Premier League. Manajer Claudio Ranieri meyakinkan keduanya kalau Leicester punya ambisi untuk jadi penantang papan atas di musim depan dan karenanya mereka tidak perlu sampai angkat kaki dari King Power Stadium.

“Saya pikir kami membangun sesuatu yang sangat bagus di sini. Saya memahami kalau seseorang ingin pergi tahun depan. Leicester, dengan perlahan-lahan, bisa terus berkembang dan bertarung di atas,” ungkap Ranieri di Independent.

“Untuk saat ini kami sangat gembira dan Jamie juga gembira bersama kami. Dia bisa melanjutkan menunjukkan kemampuannya bersama kami. Dia, Mahrez, siapapun. Ini adalah proyek kami. Saya berbicara dengan pemilik (klub) pada Juli lalu. Orang-orang percaya pada saya – saya juga percaya pada diri saya sendiri,” lanjut manajer asal Italia itu.

Pindah ke tim besar diakui Ranieri merupakan daya tarik buat banyak pemain. Tapi itu disebutnya percuma karena mereka belum tentu akan jadi pilihan utama. Peluang menjadi penghangat bangku cadangan malah dianggap besar.

“Saya bisa memahami jika mereka (Vardy dan Mahrez) ingin pergi ke tim besar. Tapi jika Anda pergi ke tim besar dan kemudian mengabiskan banyak waktu di bangku cadangan, Anda merasa baik atau buruk?”

“Sekarang dia adalah raja di sini. Jika pergi ke tim lain, dia (tetap) menjadi raja atau yang lain? Saya akan berbicara dengan mereka karena selain pemain saya menginginkan sosok yang ambisius di belakangnya. Penting untuk mereka memahami arah yang dituju Leicester, setelah itu mereka bisa membuat keputusan,” tuntasnya.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>