Published On: Tue, Nov 24th, 2015

Ranieri Pernah Kalahkan Van Gaal Tiga Kali dalam 10 Hari

Share This
Tags

claudioranieriiDuel Leicester City dan Manchester United akan mempertemukan lagi Claudio Ranieri dan Louis van Gaal. Kedua manajer itu pernah bertemu di Spanyol di mana Ranieri mengalahkan Van Gaal tiga kali dalam rentang 10 hari.

Saat ini Leicester-nya Ranieri tengah jadi buah bibir di Inggris berkat start brilian mereka musim ini, di mana The Foxes memuncaki klasemen dengan 28 poin dari 13 pekan berlalu. Di bawah mereka tepat berdiri MU yang punya satu poin lebih sedikit.

Duel peringkat 1 dan 2 klasemen Premier League itu akan tersaji akhir pekan ini di King Power Stadium, di mana musim lalu ‘Setan Merah’ takluk 3-5 dari Leicester setelah sempat memimpin 3-1 lebih dulu.

Kini kondisinya bakal berbeda mengingat saat itu Leicester berstatus sebagai tim papan tengah, sementara sekarang mereka menghiasi papan atas. Ada semangat lebih dari skuat ‘Si Rubah’ mengingat mereka ingin membuktikan bahwa keberadaan di puncak klasemen bukanlah kebetulan.

Apalagi, MU adalah lawan berat pertama Leicester sebelum berjumpa tim-tim seperti Manchester City, Liverpool, dan Chelsea. Musim ini Leicester pernah dua kali jumpa tim besar, yang berujung skor 1-1 lawan Tottenham Hotspur dan kalah 2-5 dari Arsenal di kandang sendiri.

Meski demikian, Ranieri dan Leicester patut optimistis bisa mengalahkan MU-nya Van Gaal mengingat manajer asal Italia itu punya rekor bagus atas lawannya yang asal Belanda itu.

Saat Ranieri masih melatih Valencia pada musim 1998/1999, dia tiga kali mengalahkan Barcelona yang saat itu masih ditangani Van Gaal, dalam rentang waktu 10 hari. Dua kali di perempatfinal Copa del Rey dan sekali di La Liga.

“Saya sangat mengingat itu. Pada tanggal 18 Februari, saya menang 3-2 di leg pertama perempatfinal Copa del rey,” ujar Ranieri kepada La Gazzetta dello Sport.

“Pada tanggal 24, kami menang 4-2 di Mestalla pada leg kedua dan pada tanggal 27 Februari, kami menang 4-2 di Camp Nou pada ajang La Liga,” sambungnya.

“Di akhir musim kami memenangi Copa del Rey, mengalahkan Atletico Madrid 3-0 di final. Kami punya skuat yang hebat,” sambungnya.

“Ini adalah tantangan besar.”

“Manchester United adalah raksasa sepakbola dunia dan Van Gaal adalah salah satu pelatih terbaik di dunia,” tutupnya.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>