Published On: Wed, Oct 5th, 2016

Ransel Berisi 22 Bom Rakitan

Share This
Tags

1Sehari setelah diamankan, polisi merilis temuan bom rakitan yang ditemukan warga di kawasan Lorong Sumatera, Kelurahan Air Kuning, Desa Batumerah, Kota Ambon. Benda berbahaya yang disimpan di dalam sebuah ransel itu berisi 22 bom rakitan dan satu butir amunisi kaliber 3,38 milimeter. “Setelah diperiksa Gegana Brimob Polda Maluku, dalam ransel ada 22 buah bom rakitan dan satu butir amunisi berukuran 3,38 (milimeter),” ungkap Paur Subbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Nikolas Frederik Anakotta, Senin (3/10).

Anakotta belum dapat memastikan apakah benda mematikan itu masih aktif. “Posisi kita cuma mengamankan TKP, sambil berkoordinasi dengan Kasat Reskrim ke Kapolres dan Kapolres koordinasi dengan Kasat Brimob Polda Maluku, kemudian Kasat Brimob turunkan tim gegana untuk olah TKP,” jelasnya.

Meski begitu, saat penemuan puluhan bahan peledak tersebut, pihaknya telah melakukan fungsinya dengan mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). “Semua satuan mulai dari SPKT, reskrim, Intelkam dan lainnya sudah berperan maksimal saat penemuan bom itu,” terangnya.

Tim Gegana masih menyelidiki dan mengurai bom rakitan tersebut. “Barang bukti sudah diamankan di Gegana Polda Maluku. Maih diurai, zat-zat apa (isi bom) itu, nanti tunggu dari Gegana,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan bom rakitan menggemparkan warga sekitar. Bom yang tersimpan di dalam ransel itu ditemukan oleh Ismail Bugis alias Bucek, Minggu (2/10). Bucek menemukan bom rakitan saat membuka lahan kebun milik Ali La Rebo, Sabtu (1/10).

Temuan benda itu baru dilaporkan pria 59 tahun esok harinya. “Saya temukan Sabtu sore. Rencananya saya akan memberitahukan kepada adik saya di Batumerah. Tapi karena capek, saya tidak sempat memberitahukannya. Tadi (kemarin) pagi baru saya sampaikan kepadanya,” ungkap Bucek kepada Kabar Timur di lokasi penemuan, kemarin.

Bucek sedang membersihkan lahan untuk berkebun, namun saat di lahan yang miring (menurun) dikagetkan dengan penemuan sebuah tas ransel berwarna putih. Setelah ransel dibuka, ternyata isinya bom rakitan yang terbuat dari pipa besi. Karena takut, Bucek menghentikan pekerjaannya dan pulang ke rumah.

“Saya tidak beritahukan kepada siapapun saat itu dan rencananya akan saya sampaikan kepada adik saya. Karena sudah capek, saya baru sampaikan tadi,” ujarnya menambahkan.

Hal senada disampaikan Edi Bugis, adik Bucek. Edi merupakan seorang intel TNI. Setelah diberitahukan kakaknya soal temuan bom rakitan, Edi mendatangi lokasi penemuan untuk memastikannya.

Bom rakitan diameter 5 cm dan panjang 12 cm. Setelah memastikan itu adalah bom rakitan, Edi menghubungi pihak kepolisian. Setelah memastikan bahwa benda tersebut adalah bom rakitan, Polres Ambon menghubungi gegana Brimob Polda Maluku. Tim gegana yang tiba di TKP, mengamankan benda mematikan itu ke Mako Brimob Polda Maluku. (Kabartimur-CR1)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>