Published On: Thu, Jul 20th, 2017

Rapimda Golkar Belum Pasti Digelar

Share This
Tags

Rapat Pimpinan Daerah DPD Partai Golkar Maluku hi­ngga belum dipastikan waktu pelaksanaannya.

Ketua DPD Partai Golkar Maluku Said Assagaff me­ne­gaskan, dirinya belum bisa memberikan kepastian kapan rapimda tersebut akan digelar.

“Rapimda masih ditunda. Saya belum bisa pastikan ka­pan akan digelar rapimda,” kata Assagaff kepada warta­wan usai melantik pengurus DPD II Partai Golkar Kabupaten SBT di Bula, Rabu (19/7).

Menurutnya, penundaan ini lantaran masih menunggu perkem­bangan arahan dari DPP pasca pe­netapan Ketua Umum Setya No­vanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP oleh KPK.

“Tadi ada yang ngomong tunda saja dulu mungkin kita ikuti per­kembangan dari Jakarta dulu. Kalau saya mau jalan atau tidak sebe­nar­nya tidak bermasalah, karena semua duku­ngan sudah ada di saya,” katanya.

Walaupun begitu ia mengha­rapkan agar dalam bulan ini sudah bisa dilaksanakan Rapimda.

Pasalnya khusus untuk DPD Gol­kar Maluku 1 Agustus mendatang di­ha­ruskan semua usulan terkait dengan calon gubernur dan wagub sudah harus dimasukan.

“Saya memang ingin bulan ini di­tuntaskan, karena ada yang sam­pai­kan ke saya di Jakarta itu tanggal 1 Agustus untuk Maluku semua usu­lan terkait dengan calon guber­nur dan wagub sudah harus dima­sukan. Rapimda ini hanya simboli­sasi dan ketuk palu saja karena diatas meterai semua sudah selesai,” tandasnya.

Sementara itu, terkait dengan ka­sus yang menimpa Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang ditetapkan sebagai tersangka, Assa­gaff menegaskan hal itu tidak ada pengaruh bagi DPD Golkar Maluku.

“Saya kira DPP telah memutuskan tadi malam, sebelum ada putusan pengadilan yang tetap terhadap siapa saja, maka Setya Novanto tetap Ketua DPR dan Ketua Umum DPP. Tidak ada berpengaruh,” tambahnya.

Assagaff sebelumnya, meren­cana­kan 18 Juli lalu akan dilang­sungkan Rapimda DPD Golkar, akan tetapi karena agendanya yang sibuk se­hingga rencana tersebut dibatalkan.

Sebagaimana diketahui, rapimda digelar untuk mendengar masukan dari 11 DPD II terkait balon wagub. Hal itu dilakukan karena Golkar Maluku tidak lagi membuka penjari­ngan balon gubernur karena semua­nya sudah mengerucut ke satu na­ma yaitu petahana Said Assagaff.

Lantik DPD SBT

Sebelumnya, Assagaff melantik ke­pengurusan DPD II Partai Golkar Kabupaten SBT periode 2017-2020 yang dipimpin Abdul Mukti Kelio­bas, Periode 2017-2020, di Gedung Serbaguna Pemkab SBT, Rabu (19/7).

Usai melantik kepengurusan yang baru, Assagaff menginstruksikan Ke­tua DPD SBT untuk segera menggelar Rapat Kerja Daerah guna meng­usulkan calon gubernur dan wagub.

“Selesai pelantikan ini harus di­ikuti dengan rakerda untuk meng­usulkan calon gubernur dan wagub. Golkar tidak membuka pendaftaran untuk calon gubernur, karena kese­pakatan di Golkar, Ketua DPD itu wajib dicalonkan, apalagi ketua DPD yang gubernur,” kata Assagaff.

Menurutnya, Golkar Maluku me­ng­gunakan dua lembaga survei dan se­suai hasil survei dari Indo Barometer yang dipaparkan pekan lalu ter­nyata tingkat kesukaan publik ter­hadap di­rinya mencapai 97,7 persen sementara yang menginginkan diri­nya kembali memimpin sebesar 75 persen.

Disisi lain, Assagaff juga meminta DPD Golkar SBT untuk menyum­bangkan dua kursi di DPRD Maluku pada Pemilu Legislatif 2019.

“Ketua DPD Golkat SBT itu bupati, tentu Golkar disini harus bisa me­nyumbangkan dua kursi di DPRD Maluku. Pak Mukti harus kerja keras dari sekarang. Manfaatkan kesem­patan yang ada,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPD Golkar SBT Mukti Keliobas menegaskan Golkar SBT seutuhnya mendukung Assagaff untuk kembali memimpin Maluku. “Kita dukung seutuhnya Pak Assagaff jadi Gubernur lagi,” katanya kepada wartawan usai pelantikan.

Selain itu, Partai Golkar SBT akan segera menggelar rakerda untuk mempersiapkan hal-hal terkait kesiapan menghadapi Pilkada 2018.

Walaupun begitu, ia menegaskan Golkar SBT akan menyerahkan seutuhnya keputusan DPD Golkar Maluku untuk memutuskan siapa yang akan menjadi pendamping Assagaff. “Kita tidak akan reko­mendasi. Kita serahkan semua ke partai yang tentukan siapapun wakilnya,” tambahnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>