Published On: Sat, Nov 15th, 2014

Rencana Kenaikan Harga BBM Resahkan Warga

Share This
Tags

Front Perjuangan Pemuda Indonesia (FPPI) Kota Ambon melakukan aksi demonstrasi menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan diberlakukan oleh pemerintah dalam waktu dekat ini.

Demonstrasi itu di­lakukan di perempatan Jalan AY Patty dan Sultan Hairun, Ambon, Jumat (14/11).

Kordinator Lapa­ngan (Korlap) FPPI Kota Ambon, Temsy Talaohu, saat berorasi mengatakan sejak Pre­siden Joko Widodo mulai memerintah 20 Oktober lalu sampai saat ini ternyata renca­nanya untuk menaikan harga BBM telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Sebagian besar sopir ang­kot, tukang ojek penge­mudi speedboat, bahkan termasuk pedagang kaki lima di Kota Ambon resah dengan ren­cana tersebut. Apakah hal ini me­rupakan alternatif ter­baik pe­merintah dalam men­stabili­taskan ekonomi rakyat, dan apakah hal ini termasuk jalan keluar dimana selama ini di­harapkan oleh rakyat,” tan­dasnya.

Menurutnya, terjadinya krisis BBM bukan akibat dari kebutuhan masyarakat yang berlebihan tetapi karena paso­kan yang tidak tepat sasaran.

“Rencana kenaikan harga BBM yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas masyarakat ter­nyata hanya sebagai strategi agar masyarakat menutupi defisit APBN yang akan dipersiapkan untuk tahun 2015,” ungkapnya.

Dalam orasinya ia juga meminta kepada kepolisian untuk bertanggung jawab atas tindakan anarkis terha­dap mahasiswa dan wartawan di Makassar yang sementara menyuarakan aspirasi rakyat terkait rencana kenaikan harga BBM. (S5)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>