Published On: Fri, Jul 29th, 2016

Sampono: “Reshuffle” Untuk Jaga Stabilitas Politik

b1ba8bfe3e83b3cdf04cc8cd6f799a75_XLAnggota DPD – RI asal Maluku, Nono Sampono, mengatakan perombakan ka­binet (reshuffle) yang dilaksanakan oleh Pre­siden Joko Widodo (Jokowi) bertujuan un­tuk menjaga stabilitas politik.

“Jokowi tidak mau terusik dengan riak – riak politik yang berkembang, sekaligus mempersiapkan diri menjelang pemilihan Presiden 2019 sehingga perlu membenahi kabinet,” katanya saat dimintai tang­­ga­pannya terlait hal itu di Am­bon, Kamis.

Pergantian itu juga merupakan hak prerogatif Kepala Negara se­hing­ga telah dipertimbangkan ka­bi­net yang mampu merealisasikan visi dan misinya.

“Jadi perlu diapresiasi anggota ka­binet yang baru dan jangan du­lu berprasangka lain sehingga mem­berikan kesempatan untuk mem­buktikan kinerjanya,” ujar Nono.

Karena itu, pergantian ka­bi­net baru haruslah dilihat se­cara kom­prehensif karena me­mang di­butuhkan staf yang ber­de­dikasi da­lam merealisasikan ber­bagai pro­gram pembangunan, peme­rintahan dan pelayanan sosial.

“Saya mengapresiasi anggota ka­binet baru dengan harapan mam­pu menjawab kepercayaan Presiden yang tujuannya demi peningkatan ke­sejahteraan hidup masyarakat yang mampu bersaing di kancah inter­nasional,” katanya.

Disinggung masuknya Sri Mul­yani Indrawati sebagai Menteri Ke­uangan, dia menjelaskan, Presiden menginginkan adanya stabilitas eko­nomi yang handal menghadapi persaingan global.

“Sri Mulyani diduetkan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang di­lantik Presiden Jokowi sejak 26 Oktober 2014 guna menjaga sta­bi­litas perekonomian Indonesia,” tegas Nono.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan 12 nama menteri baru dan kepala BKPM yang ditunjuk dalam perombakan kabinet jilid II Rabu (27/7).

Mereka adalah Menteri Koor­di­nator Politik, Hukum, dan Ke­amanan Wiranto, Menteri Ke­uangan Sri Mulyani.

Menteri Desa, Pembangunan Da­erah Tertinggal, dan Trans­mi­grasi Eko Putro Sanjoyo, Men­teri Perhubungan Budi Karya Su­madi, Menteri Pendidikan dan Ke­budayaan Muhadjir Effendy.

Menteri Perdagangan Eng­gar­tiasto Lukita, Menteri Perindustrian Air­langga Hartanto, Menteri ESDM Archandra Tahar, Menteri PAN dan RB Asman Abnur.

Menteri Kemaritiman dan Sum­ber Daya Luhut Binsar Pandjaitan, Men­teri Agraria dan Tata Ruang/Ke­pala Badan Pertanahan Nasional Sof­yan Djalil, Kepala Badan Koor­dinasi Penanaman Modal Tho­mas Lembong serta Menteri Peren­canaan Pembangunan Nasional/Ke­pala Bappenas Bambang Brod­jonegoro. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>