Published On: Mon, Jan 4th, 2016

Sebelum Tinggalkan Ambon, Panglima TNI Kunjungi 3 Satuan

Share This
Tags

1Sebelum bertolak dari Kota Ambon menuju Pulau Saumlaki, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bersama rombongan mengunjungi tiga satuan prajurit. Hal ini dilakukan untuk meninjau dan mendengarkan kebutuhan prajurit yang ditugaskan di Ambon.

Kunjungan pertama adalah ke Datasemen Kavaleri 5 yang kantornya berada satu kompleks dengan cagar budaya Benteng Victoria. Denkav 5 didirikan pada tahun 2005, kemudian pada tahun 2011 mulai dilengkapi dengan sarana prasarananya.

Saat ini Denkav 5 memiliki 4 unit Anoa, 12 unit Sarasin dan 6 unit Veret. Kendaraan ini menjadi kekuatan utama dari Denkav 5. Sebagai satuan setingkat detasemen, luasnya hanya sekitar 6 hektar.

“Denkav 5 ini memang sebagai embrio yang nantinya akan dikembangkan menjadi batalyon kavaleri. Nantinya akan ada kompi BS yang ada di Ternate,” ujar Jenderal Gatot Nurmantyo, Sabtu (2/1/2016).

Karena pengembangan menjadi yonkav, lanjut Panglima, juga akan dipertimbangkan pemindahan tempat yang lebih luas. Dan atas kepindahan tersebut, lokasi Denkav 5 ini tetap dipertahankan sebagai cagar budaya.

“Kepindahan nanti dengan catatan, apabila tempat ini dijadikan mal atau tempat usaha atau perkantoran maka kita akan kembali ke sini dengan paksa. Tapi karena di sini sebagai tempat umum dan cagar budaya maka akan kita bantu,” ujar Jenderal Gatot.

Panglima TNI juga menyarankan untuk tidak lagi mengoperasikan kendaraan veret dan sarasin. Menurutnya, kedua kendaraan tersebut cukup dipanasi secara rutin, sebab sudah tidak tersedia lagi sparepartnya.

“Jadi sudah pas kalian tinggal di lokasi cagar budaya karena kalian juga memelihara kendaraan tempur cagar budaya,” ujarnya.

Kepada para prajurit juga akan direncanakan pembangunan rusunawa. Tercatat sebanyak 44 prajurit masih tinggal mengontrak.

Kunjungan kedua, Panglima TNI bersama rombongan datang ke Datasemen Zeni Tempur 5 Chakti Mandra Guna. Panglima TNI langsung mendengarkan keluhan anggota prajurit.

Beberapa hal yang disampaikan para prajurit adalah perbaikan rumah, pengaspalan jalan, penambahan truk dan peremajaan kendaraan alat berat.

“Kenapa saya kasih? Kamu (zeni) selama ini kerja yang bangun rumah orang, maka dari itu kewajiban saya agar kamu (juga) memperbaiki rumah,” ucap  Gatot.

Truk-truk akan dilihat keadaannya apakah masih layak digunakan atau sudah harus diganti. Untuk alat berat akan disediakan sparepart. Serta juga akan dilakukan pengaspalan.

Pada kunjungan ketiga, Panglima TNI dan rombongan tiba di Lanud Pattimura. Prajurit menyampaikan kekurangan personel untuk mengoptimalkan operasi kerja.

“Izin, untuk mencapai pelaksanaan di Lanud Pattimura yang lebih optimal, mohon Panglima bila berkenan menambahkan personel lagi,” ucap Kapten Adm Soni.

“Kamu bilang tadi kinerjanya sudah optimal? Tapi nanti akan dipertimbangkan lagi. Bagian mana yang jadi prioritas?” ucap Jenderal Gatot.

“Siap, bagian operasi,” jawab Soni.

“Ada lagi yang ingin disampaikan?” tanya Panglima TNI.

“Siap, sementara tidak ada,” tutur Soni.

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>