Inggris Kebal Skandal Seks
Gelandang tim nasional (timnas) Inggris, Steven Gerrard, menyatakan, skandal seks yang menimpa bek John Terry tak merusak fokus tim untuk melakoni laga persahabatan melawan Mesir, Rabu (3/3/2010). Menurutnya, tim sepakat, seburuk apa pun, hal itu merupakan masa lalu dan jangan sampai merusak mimpi menjurai Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
Terry terlibat skandal seks dengan mantan pacar bek Inggris, Wayne Bridge, Vanessa Perroncel. Bridge marah dan mundur dari timnas untuk menghindari Terry.
Menurut pemberitaan di Inggris, hal itu memecah timnas Inggris. Sementara sebagian mendukung Terry, lainnya membela Bridge. Sejumlah kalangan menilai, hal tersebut akan mengancam keharmonisan kamar ganti dan soliditas tim.
"Tak ada yang berubah. Spirit yim dan kebersamaan sangat fantastis selama beberapa hari terakhir. Manajer menekankan tanggung jawab di dalam dan luar lapangan. Namun, ia (Terry) telah melakukan itu sejak hari pertama. Latihan berjalan baik pagi ini. Teman-teman berada dalam semangat yang bagus dan semoga kami tampil bagus," papar Gerrard.
"Poin pentingnya adalah maju terus. Melupakan (skandal) dan konsentasi kepada sepak bola. Banyak yang dikatakan soal kehidupan pribadi pemain. Kupikir, ini adalah waktu bagi setiap orang untuk maju dan melupakan (skandal). Penting bagi kami untuk maju bersama-sama," tandasnya.
Untuk laga melawan Mesir, Gerrard akan mengenakan ban kapten karena kapten utama, Rio Ferdinand tak bisa tampil akibat cedera. Meski hanya sementara, Gerrard mengaku bangga dan akan berusaha menunaikan tugas sebaik mungkin.
"Menjadi kapten Inggris selalu merupakan tanggung jawab besar. Aku gembira karena akan memimpin teman-teman," akunya. (SUN)
- Login to post comments