Missing Link itu Siap Tampil
Pretoria - Dua partai sudah Belanda tampil tanpa kehadiran Arjen Robben. Menghadapi Kamerun di laga terakhir Grup E, missing link di lini tengah Oranje itu siap tampil.Robben mengalami cedera hamstring kala Belanda menghadapi Hongaria di laga persahabatan 5 Juni silam. Ia bergabung dengan skuad timnasnya di Afrika Selatan seminggu kemudian, setelah mendapatkan perawatan selama lima hari.
Zizou: Latih Prancis? Tidak, Terimakasih
Johannesburg - Prancis hampir dipastikan terdepak dari Piala Dunia 2010. Saat rencana pergantian pelatih mengemuka, Zinedine Zidane memastikan dia tak akan mengisi posisi tersebut.Wacana melengserkan Raymond Domenech dari kursi kepelatihan Prancis sesungguhnya sudah mengemuka sejak Piala Eropa 2008 lalu. Saat itu Les Bleus benar-benar dibuat tak berdaya oleh lawan-lawannya dan terdepak di fase grup.
Prancis Kisruh, Sponsor Mulai Meragu
Prancis - Situasi tak kondusif kini sedang terjadi di tubuh tim Prancis. Buntutnya sebuan bank lokal yang jadi sponsor pun mulai sudah ambil ancang-ancang meninggalkan Les Blues.Bank tersebut berman Credit Agricole SA yang langsung menangguhkan penayangan iklannya di stasiun-stasiun televis yang melibatkan beberapa pemain top prancis. Hal ini dilakukan menyusul pemboikotan para pemain asuhan Raymond Domenech dalam sesi latihan kemarin.
Ronaldo Jawab Kritikan
Cape Town - Kemenangan besar atas Korea Utara bukan hanya penting bagi peluang Portugal. Pada laga tersebut juga Cristiano Ronaldo menjawab semua kritikan akan ketajaman dirinya.Beban besar memang berada di pundak Ronaldo saat memimpin Portugal di Piala Dunia 2010. Bukan hanya sebagai kapten namun juga ketajamannya juga sangat dinantikan untuk bisa membawa Portugal ke babak berikutnya.
Korut 'Bersahabat' Bagi Portugal
Cape Town - Kalau ada lawan paling bersahabat bagi Potugal di Piala Dunia, bisa jadi itu adalah Korea Utara. Sebab Seleccao Das Quinas selalu menang dengan skor besar dalam dua pertemuannya dengan Chollima.Duel dua negara itu dimulai pada Piala Dunia 1966 dalam sebuah laga perempatfinal bersejarah. Portugal yang kala itu diinspiratori Eusebio melakukan comeback gemilang dari ketertinggalan 0-3 hingga akhirnya menang 5-3.