Published On: Wed, Dec 13th, 2017

Sesepuh PDIP Maluku Dipanggil DPP

Share This
Tags

DPP PDIP sepertinya masih ragu memutuskan siapa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Maluku.  Untuk memantapkan putusannya, sesepuh partai dipanggil menghadap. Benarkah?

Evert Kermite salah satu sesepuh yang dipanggil untuk dimintai pendapat. Informasi kabar Timur menyebutkan Kermite dipanggil menemui Sekjen DPP PDIP, Hasto Cristyanto, Rabu ini. ’’Besok (hari ini) pak Kermite diundang Sekjen menghadap,’’kata salah satu pengurus DPD PDIP Maluku, kepada Kabar Timur, kemarin.

Pertemuan Kermite bersama Sekjen,  menurut dia, untuk dimintai pendapat siapa yang pantas diusung. “Ini terkait dinamika yang tajam diinternal PDIP. Setidaknya siapa yang diusung nantinya, bisa meminimalisir friksi-friksi diinternal partai. Makanya, sebelum putuskan atau deklarasi Minggu (17/12) sesepuh diminta masukan,’’terangnya.

Soal kemungkinan Kermite mengusulkan Murad Ismail-Barnabas Orno atau Said Assagaff-Edwin Huwae untuk diusung, dia enggan berkomentar. “Itu rahasia Sekjen. Tapi, memang betul pak Evert dipanggil pak Sekjen,’’tandasnya.

Kermite ketika dihubungi tadi malam membantah kalau akan bertemu Sekjen DPP PDIP. “Tidak benar. Soal biasa,’’kata Kermite. Namun,  ketika didesak soal kebenaran dirinya diundang  Sekjen, Kermite akhirnya membenarkan. Hanya saja, dia mengaku, pertemuan biasa. “Pertemuan untuk perkembangan partai kedepan dan soal Pilgub. Begitu juga dinamika di daerah. Saya akan sampaikan,’’jelasnya

Soal siapa balon gubernur dan wakil gubernur yang akan disampaikan kepada Sekjen untuk diusung, dia enggan berkomentar. “Kita hanya berikan pertimbangan. Kita diskusi saja. Saya memang minta waktu dari Sekjen untuk bicara,’’sebutnya.

 

GERINDRA TUNGGU PUTUSAN 

 

Terpisah , Gerindra hingga kini belum memutuskan siapa balon gubernur dan wakil gubernur Maluku. ‘’Kita tunggu saja. Sampai sekarang belum ada putusan dari DPP Gerindra,’kata Ketua DPD Gerindra Maluku, Hendrik Lewerissa ketika menghubungi Kabar Timur, kemarin.

Soal kepastian waktu putusan siapa yang akan diusung partai pimpinan Prabowo Subianto itu, Lewerissa belum bisa pastikan. “Satu dua hari ini putusan DPP Gerindra. Apakah, minggu ini, minggu depan. Kita tunggu saja,’’tegasnya.

Ketika disinggung kubu Murad Ismail minta agar partai yang dipimpinya tidak meninggalkan Komandan Korps Brimob itu, Lewerissa enggan berkomentar. “Kalau soal itu no coment,’’tandasnya.

 

PELU LEGOWO MI-BO

 

Sementara itu, Habiba Pelu, tidak mempermasalahkan jika  Barnabas Orno (BO) mendampingi Murad Ismail (MI). Mereka pisah baik-baik karena telah dikomunikasikan sebelumnya. “Itu dinamika politik yang terjadi antara saya dan pak Orno, ‘’kata Pelu kepada kabar Timur, kemarin.

Dia mengaku, meski MI-BO belum ada keputusan resmi dari PDIP,  namun dirinya tidak permasalahkan BO berpasangan dengan MI. ‘’Tapi itu dinamika politik, sebagai orang politik  wajar saja,’’sebutnya.

Ketua Fraksi PKB DPRD Maluku ini, justeru mengaku, dalam dunia politik itu kemungkinan-kemungkinan bisa saja terjadi.’’Itu politik.  Ada hal yang kita inginkan tidak terjadi. Dinamika saat ini saya legowo,’’tandasnya.

Lantas, sebelum pisah dengan Orno, apakah telah dikomunikasikan, dia mengaku, mereka pisah secara baik-baik. ‘’Apalagi, PKB berikan rekomendasi kepada MI. BO juga dari PDIP. Sebagai kader partai kita patuh,’’jelasnya.

Soal PKB telah mengkomunikasikan denganya sebelum merekomendasikan MI, dia mengatakan, partai yang membesarkanya selama ini sudah menyampaikan kepadanya.’’Sudah lakukan komunikasi dengan DPP PKB sebelum kembali ke Ambon. Selaku kader ktia patuh terhadap putusan DPP,’’pungkasnya. (Kabartimur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>