Published On: Fri, Apr 21st, 2017

Setubuhi Anak Dibawah Umur PNS Pemprov Maluku Dituntut 3 Tahun Penjara

Share This
Tags

Pegawai Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Pemprov Maluku, Abdullah Hamu dituntut 3 tahun penjara oleh jaksa di Peng­adilan Negeri Ambon, Kamis (20/4). Ia terbukti menyetubuhi anak diba­wah umur.

Sidang yang digelar secara tertutup itu, dipimpin majelis hakim yang diketuai Herry Setiabudi didampingi hakim anggota Asmo Siahaan dan Jemmy Wally. Sementara terdakwa didampingi penasehat hukum, Djidon Batmamolin.

“Terdakwa dituntut tiga tahun penjara, ia hanya dijerat pasal 287 KUHP,” ungkap Batmamolin, kepada Siwalima, usai sidang tersebut.

Pasal 287 ayat 1 menyebutkan, barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketahuinya atau sepatutnya harus diduganya bahwa umurnya belum lima belas tahun, atau kalau umurnya tidak jelas, bahwa belum waktunya untuk dikawin, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

Usai tuntutan dibacakan oleh JPU Kejati Maluku, V.S Dinar, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda pembelaan.

 Untuk diketahui, Abdullhah Hamu ditangkap oleh Sat Pol PP Pemprov Maluku dan personil Polda Maluku saat melakukan operasi keamanan pada akhir bulan November 2016. Ketika itu, Haru bersama korban berada di salah satu penginapan di kawasan Natsepa, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Lantaran korban merupakan anak dibawah umur, kasus ini ke­mudian diproses oleh penyidik Ditreskrimum Polda Maluku. Terdakwa selama ini tidak ditahan, dengan alasan sementara bekerja sebagai PNS dan dalam kondisi sakit. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>