Published On: Tue, Jan 9th, 2018

Status SUPM Waiheru Jadi Polteknik Informasi Penerimaan Siswa Baru Masih Tanda Tanya

Share This
Tags

Setelah sebelumnya disebut Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri Wiheru Ambon dan melalui nomenklatur diubah menjadi Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Ambon melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No. KEP.26L/MEN/2001 Tahun 2001 tanggal 1 Mei 2001, selanjutnya berdasarkan keputusan Menteri Perikanan dan keluatan statusnya kini akan dinaikan menjadi Polteknil Kelautan dan Perikanan. Berdasarkan peningkatan status tersebut dalam tahun ajaran 2018/2019 SUPM Waiheru Ambon, informasi terkait dengan penerimaan siswa baru masih dipertanyakan sambil menunggu keputusan terakhir dari pihak Kementerian diakhir bulan Maret 2018.

Kepala SUPM Waiheru Ambon Drs Achmad Jais Ely yang ditemui Koran ini di Ambon, Senin(8/1/2018) mengakui adanya informasi status SUPM akan dijadikan Polteknik Perikanan dan kelautan Ambon, namun hal tersebut masih sebatas isu dan masih dibicarakan kembali ditingkat pusat.\

“Yang pertama itu masih Isyu, tetapi yang pasti sampai pada posisi hari ini, kami masin tetap melaksanakan dan menuntaskan kurang lebih 540 siswa SUPM Ambon untuk kelulusan dulu, selanjutnya kita akan dengarkan sejauh mana mekanisme rencana SUPM ini akan dijadikan sebagai Politeknik , sebagai mana sudah diterapkan pada kementerian lainnya,”jelas Ely.

Ia mengakui, kalau sejauh ini pendidikan-pendidikan menengah kejuaran yang ditangani langsyng oleh Kementerian, semuanya ditingkatkan menjadi Politeknik.

“Untuk penerimaan siswa baru, kita belum ada menerima informasi dari pusat , tetapi dalam perencanaan anggaran kami, telah dianggarankan penerimaan siswa baru, jadi bisa saja anggaran itu digunakan untuk penerimaan mahasiswa baru atau bisa saja digunakan untuk penerimaan siswa baru dan ini baru sebatas isyu,”ungkapnya.

Hal tersebut kata Ely, jika status SUPM Waiheru Ambon dijadikan sebagai Politeknik maka dengan sendirinya status SUPM sudah tidak ada lagi, tetapi jika ada pertimbangan lain sehingga mengingat dunia usaha dan dunia industri yang dihasilkan SUPM Waiheru Ambon, berdasarkan hasil penelitian bahwa banyak dunia usaha dan industri masih banyak membutuhkan kelulusan dari SUPM Waiheru Ambon dari pada politeknik.

Terkait hal tersebut lanjut Ely, hal tersebut nantinya akan kembali menjadi pertimbangan para pejabat pusat, bahwa SUPM Waiheru Ambon akan tetap dipertahankan atau tetap statusnya dinaikan menjadi Politeknik.

“Kalau secara pribadi, hari ini begitu SUPM ini ditutup sangat disayangkan banyak anak-anak SMP yang arahnya kemana, kemudian dunia usaha dan industri pasti punya kesempatan menerima siswa SMK Perikanan dan Keluatan yang cukup besar di Maluku yang selama ini, kami sebagai wadah menampung mereka dalam melaksanakan prakering, tetapi kalau SUPM dijadikan Polteknik itu salah satu rahkmat yang harus disyukuri bagi provinsi Maluku, karena ini merupakan salah satu Politeknik kedinasan perikanan dan keluatan yang ada di Maluku,”tandasnya.

Meskipun demikian Ely juga mengakui, setelah Menteri DKP dijabat Susi Pujiastuti telah mencanangkan akan dibangun kurang lebih 10 unit Politeknik periknan dan keluatan di Indonesia Maluku salah satunya yang akan direalisasikan dan tinggal hanya menunggu kepastiannya. Ely kembali menjelaskan, kalau secara kalender akademik SUPM Waiheru Ambon telah dianggarankan penerimaan siswa baru, namun hal tersebut baru akan dipastikan pada Maret dua bulan kedepan, penerimaan siswa atau mahasiswa baru.

“Jadi ada tiga SUPM yakni Padang dan Tegal yang akan dipertahankan, termauk SUPM Waiheru yang akan dipertahankan statusnya sebagai sekolah kejuaran, sehingga ada wacana pengecualian terhadap tiga opsi SUPM,”cetusnya.(N25news)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>