Published On: Sat, Apr 1st, 2017

Tambang Gunung Nona Jadi Target Pembersihan

Share This
Tags

Pemprov Maluku ber­sama sejumlah aparat ke­ama­nan telah member­sih­kan tambang emas Gu­nung Botak, Kabupaten Buru dari aktifitas penambang ilegal.

Tambang yang sejak be­berapa tahun terakhir menjadi incaran penambang lokal maupun dari luar Provinsi Maluku, kini telah bebas dari aktifitas per­tambangan.

Tenda-tenda yang dibangun pe­nambang selama proses pertamba­ngan berlangsung telah dibongkar dan dibakar oleh aparat keamanan saat operasi pembersihan, pekan lalu.

Kini setelah tambang Gunung Botak bersih dari penambang, Pemprov Maluku telah menargetkan untuk melakukan pembersihan serupa di tambang Gunung Nona, Dusun Wansalit, Kecamatan Waelata.

“Setelah melalukan pembersihan di Gunung Botak dan Gogorea, Pemprov melalui Dinas ESDM akan berupaya secepatnya mengusulkan pembersihan di lokasi tambang emas Gunung Nona,” ungkap Ke­pala Dinas ESDM Provinsi Maluku, Martha Nanlohy kepada wartawan di kantor Gubernur, Jumat (31/3).

Ia juga mengakui masih menu­nggu arahan dari Gubernur Maluku Said Assagaff terkait dengan tindak lanjut Pasca bersih dari penambang illegal. “Belum ada arahan, kita tunggu dulu arahan dari Pak Gubernur baru kita bisa tindaklanjut, apa yang akan selanjutnya dilakukan,” katanya.

Walaupun begitu, Nanlohy menje­laskan, saat melakukan penyisiran masih tersisa penambang dari peng­ikut Abdulah Wael yang bertahan dilokasi tersebut, akan tetapi setelah bicara baik-baik, penambang ter­sebut meninggalkan lokasi tambang emas Gunung Botak.

“Penyisiran sudah selesai banyak orang orang sudah turun, tetapi ber­da­sarkan pantauan kita, kan ada Satpol PP juga yang kita bawa disana, memang ada beberapa orang pengi­kutnya Abdulah Wael yang masih beraktivitas di tambang Gunung Botak, tetapi sudah kita tertibkan, kita sudah bicara baik-baik dan mereka sudah meninggalkan lokasi,”jelasnya.

Sebelumnya, bersih dari para penambang illegal, bukan menjadi jaminan, untuk kedepannya lokasi tersebut sudah benar-benar aman. Aparat keamanan yang ditugaskan untuk pembersihan di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru, sejak Selasa (21/3) mulai membuat pos pengamanan.

“Lokasi sudah ber­sih sehingga saat ini aparat sudah mulai menem­patkan pos pengamanan,” jelas Ca­retaker Bupati Buru Ismael Usemahu kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Selasa (21/3).

Menurut Usemahu, pos penga­manan tersebut akan ditempatkan di setiap pintu masuk dan pintu keluar dari para penambang illegal.

“Penempatan pos tersebut bertu­juan agar aparat bisa dengan mudah mengawasi lokasi pertambangan, dari para penambang illegal. Pos pengamanan itu kan ditempatkan di pintu-pintu masuk dan pintu-pintu keluar di lokasi tersebut,” ujarnya.

Ia sendiri belum tahu berapa banyak pos pengamanan yang akan ditempatkan, karena hingga saat ini Usemahu berada di luar daerah.

Selain Gunung Botak, lokasi pertam­bangan di Gogorea pun akan dibersihkan. “Saya belum bisa pastikan tetapi, lokasi di Gogorea, dan Gunung Nona pun akan dibersihkan dari penambang ilegal,” jelasnya.

Sebelumnya, Kawasan per­tambangan emas Gunung Botak, Senin (20/3) bebas dari aktifitas penambang.(Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>