Published On: Tue, Dec 9th, 2014

Tangkap Ikan Ilegal di Perairan Maluku – Dua Kapal Ikan Asing Digiring ke Lantamal

Share This
Tags

KRI Abdul Halim Perdana Kusuma-355 dibawa kendali Satgas Gugus Keamanan Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Gus­kamlatim) yang sedang melaksanakan patroli di Perairan Timur Indonesia mengamankan dua kapal ikan asing berbendera Papua Nugini (PNG) di sekitar Perairan Maluku.

Kedua kapal ikan tersebut saat ini sementara dikawal menuju Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX Ambon.

Kedua kapal ikan asing yang dipergoki menangkap ikan secara ilegal di perairan yurisdiksi Indonesia itu yaitu masing-masing KM Century 4, dengan jumlah ABK 45 orang semuanya warga negara asing. “Kapal ikan yang memiliki bo­bot 250 GT dan bertolak dari Pe­la­buhan Bangkok-Thailand tersebut, dinahkodai oleh Thanaphom Pam­nisti. Setelah diadakan pemeriksaan, kapal yang berisi muatan 43 ton ikan campuran itu tidak memiliki surat izin penangkapan ikan di perairan Indonesia,” kata Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Abdul Kadir, kepada wartawan, Senin (8/12)

Adapun kapal ke dua, KM Century 7 bobot 200 GT, dengan jumlah ABK 17 orang semuanya warga negara asing.

Kapal yang dinahkodai Thong Ma Lapho ini juga bertolak dari Pelabuhan Bangkok-Thailand. Setelah diadakan pemeriksaan, kapal yang berisi muatan 20 ton ikan tersebut nahkado kapal tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap untuk melaksanakan penangkapan ikan di perairan Indonesia.

“Kedua kapal ikan asing tersebut tidak dilengkapi dokumen lengkap pada saat menangkap ikan di perairan yurisdiksi Indonesia, maka ke dua kapal tersebut saat ini sedang kita kawal ke Pangkalan TNI AL terdekat, yaitu ke Lantamal IX Ambon,” jelas Abdul Kadir sebagai dirilis di laman inilah.com.

Sementara itu, Pgs Kadispen Lantamal IX Ambon, Mayor Eko Budimansyah mengaku hingga Senin (8/12) malam, dua kapal ikan berbendera asing yang ditangkap tersebut belum tiba di Mako Lantamal. “Dua kapal asing penangkap ikan illegal itu belum tiba di Mako Lantamal IX Ambon,” ujar Eko saat dikonfirmasi Siwalima, tadi malam.

Kendati demikian, Eko tidak menjelaskan secara detail menyangkut kedua kapal tersebut karena masih menunggu tibanya Satgas Guskamlatim yang sementara menggiring dua kapal tersebut ke Ambon. (S5)

 

 

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>