The Old Wapauwe Mosque

Wapauwe Mosque, built almost six centuries ago, is evidence of along history of Islamic civilization in Maluku. Found in Kaitetu village in Leihitu district, Central Maluku, the old mosque, made of dried sago stems covered in sago leaves, continues to stand strong. The Mosque is an ancient bulding which has Malayan character traits. According to the village story, this mosque was formerly built on the hills and later in 1414 by an unknown supernatural power it moved down to its present location in Kaitetu.

 

Catatan Rudi

Perempuan !

Mon, 03/08/2010 - 17:41 - admin |  | 

Puisi berjudul perempuan, diibacakan oleh Sekretaris Kota Ambon Ny dr H. J. Huliselan di Lingkar Tugu Trikora Ambon, Senin (8/3), dalam aksi memperingati Hari Perempuan Internasional yang digagas aktivis perempuan, jurnalis dan seniman di Ambon.

Maluku-Malaka, Analogi Tidak Pas Tapi Perlu

Sun, 02/28/2010 - 15:05 - admin |  | 

Dari Malaka tiga orang beradik-kakak. Naik perahu dan tujuan datang ke Maluku. Di Tanjung Sole, perceraian dan perjanjian, waktu tiap moyang yang mendapat perjanjian.

Luka Anak, Luka Dunia

Thu, 02/25/2010 - 15:00 - admin |  | 

JALAN hidup Ronald bagaikan drama. Dari sebuah kampung yang semula damai di Halmahera Selatan, dia pergi ke Kota Ternate yang sedang dilanda perang. Setelah mengalami beberapa episode berat, bocah usia 10 tahun itu memasuki Ambon yang juga membara. Akil-baliknya dihabiskan di bawah dentuman bom dan asap api. Dia terluka lahir-batin, namun akhirnya menemukan jalan pulang ke kehidupan normal.

Ronald dan Nasir Abas bertemu di Ambon. Dua generasi dari dunia berbeda, sama-sama mampu menemukan jalan pulang ke kehidupan normal. (foto : rudi fofid)
......................................................................................................................................

Kenangan Terakhir dengan Om Hanoch Luhukay

Thu, 01/14/2010 - 23:54 - admin |  | 
HARI Minggu, 27 Desember 2009. Masih dalam suasana Natal. Mantan wartawan Suara Maluku Thamrin Ely menelepon saya.
“Rud, saya mau ketemu Om Hanoch Luhukay. Mau ikut ?” katanya.

Kenangan Manis : PWI Maluku Beri Penghargaan pada Atlet Berprestasi

Sat, 11/28/2009 - 10:29 - admin |  | 

Maaf, ini bukan berita aktual........ Ini sekenang kedar-kedaran tiga tahun lalu.........

(GATRA)

PWI Maluku Beri Penghargaan pada Atlet Berprestasi

Ambon, 7 Pebruari 2006 15:18
PWI Cabang Maluku, Selasa memberikan penghargaan kepada sejumlah atlet, pelatih dan pembina olahraga terbaik dan berprestasi selama tahun 2005.

Pemberian penghargaan kepada para atlet, pelatih dan pembina olahraga berprestasi hasil seleksi Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI dalam rangka Hari Pers Nasional, 9 Februari itu, diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu.

Memburu Dien Tamaela, Dari Menteng Sampai Tanah Kusir

Thu, 10/29/2009 - 08:03 - admin |  | 

Begitu lama mencari jejak perempuan bernama Dien Tamaela. Bermula dari perkenalan pertama puisi Chairil Anwar, semasa SD tahun 1976 di Bacan, Maluku Utara. Tahun 1985-1999, saya berdomesili di Jalan Dr Tamaela. Nama jalan ini selalu mengingatkan saya pada Dien. Barulah pada media Oktober 2009, saya akhirnya menemukan jejak Dien di Jakarta.

Menyambut Mahar Cinta Lelaki Laut

Mon, 10/26/2009 - 05:14 - admin |  | 

Di lautan Maluku
Ombak berkilau-kilau
Di bawah sinar bulan
Airnya gilang-gemilang

(Katje Hehanusa, Grup Rame Dendang, 1971)

Pariwisata Maluku

Pariwisata Maluku dengan beribu keindahan alam, merupakan surga di kawasan timur indonesia. Dengan pesona wisata bawah laut, kebudayaan dan etnik di provinsi maluku menjadikan maluku salah satu provinsi yang mempunyai prospek yang menjajanjikan bagi pariwisata indonesia .