Published On: Tue, Mar 6th, 2018

Terdakwa Korupsi PNPM Mandiri Dihukum 7 Tahun Penjara

Share This
Tags

Natalia Monica, terdak­wa kasus dugaan korupsi dana program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri pedesaan generasi sehat dan cerdas  di Keca­matan TNS, Kabupaten Ma­luku Tengah divonis 7 tahun penjara, dalam si­dang di Pengadilan Tipikor Ambon, Senin (5/3).

Ia juga divonis memba­yar denda Rp 300 juta subsider enam bulan kuru­ngan serta membayar uang pengganti Rp 1.426.618.627 subsider 10 bulan penjara.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim yang dike­tuai Samsidar Nawawi, didampingi Jenny Tulak dan Bernard Panjaitan se­laku hakim anggota lebih rendah dari tuntutan JPU Kejari Malteng yang sebelumnya menuntut terdak­wa 10 tahun penjara dan membayar denda Rp 400 juta subsider enam bulan kuru­ngan serta membayar uang pengganti Rp 1.426.618.627  subsider 4 tahun penjara.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melaku­kan tindak pidana korupsi sehing­ga mengakibatkan negara dirugikan sebesar Rp 1.426.618.627,” kata Nawawi.

Hal-hal yang meringankan, terdakwa telah mengembali­kan Rp 300 juta saat ditingkat penyidikan, terdakwa meng­akui perbuatannya, memiliki tanggungan keluarga dan ia belum pernah dihukum.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pi­dana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pembe­ran­tasan Tindak Pidana Ko­rupsi.

Usai mendengar vonis, ter­dak­wa yang me­ngenakan blus putih lang­sung berkordinasi bersama penasehat hukum­nya, Sisca Louhenapessy dan me­nya­takan menerima putus­an ma­jelis hakim tersebut. Sikap yang sama juga disam­paikan JPU Kejari Maluku, Manatap Sinaga.

Sebelumnya, Tim JPU Ke­jari Maluku Tengah, Mana­tap Sinaga dan Rambo Sinurat dalam dakwaannya mengata­kan, berdasarkan SK Kepala Badan Pemberdayaan Masya­ra­kat dan Pemerintah Negeri Kabupaten Maluku Tengah tanggal 9 Maret 2012 mene­tap­kan terdakwa sebagai Ben­dahara II PNPM Mandiri pedesaan GSC tahun ang­garan 2013-2015.

Kemudian pada tahun 2013, terdakwa melakukan pena­rikan dana sebesar Rp 210. 751.665,95. Tahun 2014 Rp 877 juta dan tahun 2015 Rp 647 juta, sehingga totalnya Rp 1.734.751.665,96. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>