Published On: Tue, Jan 23rd, 2018

Tersangka Setubuhi Bocah 7 Tahun Segera Diadili

Share This
Tags

Marjan Pelupessy, tersangka kasus perse­tubuhan anak dibawah umur segera diadili di PN Ambon. Berkas perkara warga IAIN, Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon itu kini sudah tuntas diram­pungkan JPU Kejati Maluku dan segera dilimpahkan ke pengadilan.

“Setelah dilakukan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke JPU, dakwaannya pun langsung disusun. Jadi tinggal dilimpahkan saja ke pengadilan untuk disi­dangkan,” ungkap Kasi Pidum Kejari Ambon, Achmad Attamimi, kepada Siwalima, di Kantor Kejari Ambon, Senin (22/1).

Marjan Pelupessy (28)  terancam 15 tahun penjara. Tersangka perkosa bocah tujuh tahun itu terancam melanggar pasal 81 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Dalam pasal 81 menyebutkan, se­tiap orang yang melanggar ketentuan seba­gaimana di­maksud dalam Pasal 76D(setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak me­lakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain)  dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000. 000,00 (lima miliar rupiah).

Marjan (28), Mustakin Lusi alias Musa dan Agus Salim Retob (22), warga Kebun Cengkeh Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon diringkus polisi Senin (22/5).

Ketiganya melakukan pencurian disertai pemerkosaan terhadap bocah tujuh tahun sebut saja Bunga yang adalah anak pemilik rumah Yohanes Lembang. Para pemuda ini tidak ber­prikemanusiaan. Sudah mencuri di rumah korban, anak korban juga diperkosa.

Penangkapan ketiganya dilakukan di tempat terpisah dalam waktu yang berbeda atas laporan tindak pidana pen­curian dan pemerkosaan yang dilakukan pemilik rumah Yohanes Lembang, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon pada Jumat (19/5) sekitar pukul 03.20 WIT.

Peristiwa berawal dari tiga pe­muda ini sekitar pukul 03.20 WIT itu sudah mengincar rumah kor­ban. Marjan dan Mustakin lebih dulu masuk ke rumah, sedangkan Agus menunggu di luar peka­rangan rumah, persisnya di atas sepeda motor. Marjan dan Mustakin kemudian men­dorong pintu rumah, setelah pintu mulai terbuka, kedua­nya menggunakan obeng untuk men­cungkil jendela dan akhirnya masuk ke dalam rumah.

Direskrimum Polda Maluku, Kombes Pol Gupuh Setiyono kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/5) tahun lalu menje­laskan, ketiganya upaya menje­bol jendela kemudian berhasil sehingga Marjan dan Mustakin yang sudah ditetapkan tersangka bersama Agus itu  langsung masuk beraksi di dalam rumah korban. Saat kejadian korban dan keluarganya sedang tertidur lelap.

Dikatakan, para tersangka dengan mudah beraksi dan masuk sampai ke kamar korban. Sebanyak lima buah handphone berbagai merek digasak, uang tunai Rp 3 juta dan cincin emas 12,5 gram berhasil dibawa tersangka.

Mirisnya, tersangka Marjan ternyata tidak puas mencuri barang-barang korban. Lelaki bejad ini saat melintas kamar anak korban, timbul niatnya untuk memperkosa. Alhasil bocah tujuh tahun itu menjadi korban pelampiasan nafsu Marjan. “Jadi tersangka Marjan ini melintasi kamar anak korban yang tidur terpisah dari orang tuanya. Kesempatan itulah timbul niat Marjan memperkosa bocah tujuh tahun itu,” ungkap Setiyono.

Dituturkan, saat kejadian korban yang masih ingusan itu terancam dan tidak berani berteriak lantaran diping­gang tersangka ada sebilah pisau. “Ter­sangka Marjan ini melihat anak perem­puan umur tujuh tahun tidur secara ter­pisah dengan orang tuanya. Nah, ter­sangka masuk dan langsung malakukan pemerkosaan. Korban takut berteriak, karena dipinggang tersangka ada sen­jata tajam. Ini terungkap saat keesokan harinya korban ke sekolah dan orang tua melihat kejanggalan pada diri korban dan setelah ditanya barulah orang tua mengetahui kalau anak mereka sudah diperkosa,” beber Setiyono. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>