Published On: Wed, Feb 14th, 2018

Tiga Paslon Siap Bertarung

Share This
Tags

Masing-masing Paslon telah mengantongi resmi nomor urut sebagai tanda dimulainya pertarungan berebut kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.  Ini makna nomor menurut ketiga Paslon itu.

Pertarungan tiga pasangan calon (paslon), merebut kursi gubernur dan wakil gubernur Maluku secara resmi dimulai. Itu setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) meloloskan  tiga pasangan calon sebagai peserta Pilkada Maluku dan mengundi nomor urut masing-masing pasangan yang akan bertarung di Pilkada Maluku Juni 2018 mendatang.

Pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku dilakukan dalam rapat pleno terbuka oleh KPU Maluku yang berlangsung di, Swissbel Hotel, Selasa (13/2). Rapat pleno tersebut dipimpin langsung Ketua KKPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun.

Dalam pengundian itu, pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) mendapatkan nomor urut 1, pasangan Murad Ismail-Barnabas Ornor (BAILEO) mendapat nomor urut 2 dan pasangan Herman Adrian Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT) mendapat nomor urut 3.

Pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku ini turut disaksikan langsung oleh Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, seluruh pimpinan dan angota Bawaslu Maluku, pimpinan partai politik pengusung dan pendukung, ketua tim pemenangan calon dan pendukung serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Menurut Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan Kubangun pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur telah diatur dalam peraturan KPU nomor Nomor 1 tahun 2017 sebagaimana diubah dengan PKPU Nomor 15 tahun 2017, serta pedoman teknis nomor 1 tentang tahapan dan jadwal pemilihan gubernur tahun 2018 sebagaimana dirubah terakhir Surat Keputusan Nomo 11 tahun 2017.

“Jadi tahapan yang sementara kita laksanakan adalah bagian dari tahapan pengundian nomor urut pasangan gubernur dan wakil gubernur,”kata Kubangun saat menyampaikan sambutannya.

Dia mengungkapkan sesuai pasal 17 peraturan KPU nomor 15, maka KPU provinsi Maluku melakukan pengundian nomor urut pasangan calon yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam rapat pleno terbuka.

“Rapat pleno terbuka ini wajibn dihadiri pasangan calon yang sudah ditetapkan. Jadi nomor urut ini akan digunakan dalam masa kampanye sejak tanggal 15 Februari sampai tanggal 23 Juni 2018,”ungkapnya.

Dia mengungkapkan, pengundian nomor urut itu dilakukan bukan untuk kepentingan terselubung melainkan  untuk kepentingan kampanye pasangan calon,  pembuatan kertas suara dan juga daftar pasangan calon yang akan ditempel di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kepentingan pengundian ini akan kami jadikan sebagai pembuatan nomor surat suara, untuk kepentingan kampanye calon dan nanti kita akan tempelkan disetiap TPS,”ujarnya.

 

MAKNA NOMOR URUT

 

Usai acara pengundian itu, ketiga pasangan calon gubernur yang ditemui wartawan langsung mengungkapkan makna dari nomor urut yang diraih masing-masing pasangan.

Menurut Said Assagaff, nomor urut 1 yang didapat pasangan SANTUN bermakna sebagai tanda kemenangan. Said meyakini dengan angka tersebut, pasangan SANTUN akan terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur Maluku,“Nomor urut 1 ini nomor yang bagus ini tanda kemenangan,”katanya.

Nomor urut 1 bagi pasangan Santun juga dinilai sebagai angka keberuntungan, ‘’Tuhan berikan ya jadi kita berniat mendapatkan nomor dan kita serahkan semuanya kepada Tuhan dan kebetulan kita cabut dapat nomor urut 1 dan mudah-mudahan ini nomor keberUntungan dan kemenangan,”tambah Anderias Rentanubun.

Adapun calon gubernur Murad Ismail mengatakan bahwa nomor urut 2 yang diraih pasangan BAILEO sebagai pertanda tidak saja sebagai angka kemenangan namun juga simbol keseimbangan.

“Nomor dua ini bermakna keseimbangan, jadi contoh ada siang ada malam, ada kiri ada kanan. Jadi nomor dua ini sudah menjadi harapan kami,”katanya.

Adapun Barnabas Orno menggambarkan nomor urut 2 tidak hanya bermakna sebagai keseimbangan namun juga mengayomi,”Kebetulan ada tiga calon jadi kita ditengah mengayomi yang dikiri dan kanan,”ujarnya.

Sementara pasangan HEBAT mengaku nomor urut tiga yang didapat sebagai simbol optimisme atas perjuangan panjang yang dilalui pasangan tersebut hingga lolos Pilkada Maluku,“Kami optimis sejak awal kami berkeyakinan bahwa nomor urut tiga adalah pertanda harapan,”kata Herman.

Adapun Abdullah Vanath berpandangan nomor urut tiga yang diraih pasangan HEBAT sangat wajar sebab, pasangan tersebut mendaftar paling terakhir dan juga ditetapkan KPU Maluku sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di paling terakhir.

”Soal nomor tiga wajar kami dapat nomor urut tiga karena kami mendaftar terakhir dan kami diputuskan lolos paling terakhir. Tapi Nomor tiga ini sebagai alternatif pilihan kalau masyarakat bingung memilih nomor 1 dan 2 maka mereka akan memilih nomor 3,”ungkapnya.

Rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon ini sendiri ikut dijaga ketat aparat kepolisian. Banyaknya para pendukung yang datang ke lokasi tempat berlangsungnya rapat pleno membuat polisi terpaksa membatasi jumlah pendukung yang harus masuk ke dalam ruangan Banda Naira tempat berlangsungnya pengundian.

Tidak hanya di dalam hotel, pengamanan ekstra ketat juga dilakukan polisi dengan  menutup ruas jalan di depan Swissbel Hotel selama pengundian nomor urut berlangsung.

 

DIGUGURKAN

 

Selain itu, deklarasi damai para peserta Pilgub Maluku bakal digelar di Gong Perdamaian, 18 Februari 2018. KPU Maluku menyatakan, dalam deklarasi tiga pasangan calon harus berkomitmen untuk tidak mengusung politik identitas selama menggelar kampanye hingga jelang hari H pencoblosan di TPS.

“Artinya tetap harus ikut aturan main menurut Peraturan KPU RI. Tidak boleh money politic, dan tidak boleh politik identitas. Politik identitas itu bermain isu SARA, jika terpilih tetap akan dibatalkan sesuai aturan KPU itu,” tandas Komisioner Data dan Informasi KPU Maluku Hanafi Renwarin kepada Kabar Timur, usai penarikan nomor urut paslon.

Selain KPU, Bawaslu Maluku di lain pihak mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) hati-hati terkait kontestasi Pilkada serentak di Maluku, 27 Juni 2018. Sebab setidaknya 30-an lebih kriteria akan  dipakai untuk menilai seorang ASN bermain politik praktis dan dapat direkomendasikan oleh Bawaslu untuk dipecat, jika bukti cukup.

“Secara massif kita sudah distribusikan larangan dari Mendagri dan Menpan. Agar ASN berlaku netral, karena berat sanksinya. Sudah terpenuhi dengan kasih tanda like atau suka di facebook, dan dinyatakan tidak netral,” ingat Komisioner Pengawasan Bawaslu Maluku Paulus Titaley di kantor KPU Maluku.

Jika ditemukan ASN berlaku tidak netral, Bawaslu akan melakukan penelitian, untuk memenuhi unsur materiil formilnya.”Kita hanya sampaikan rekomendasi, tapi tindak lanjutnya nanti di Menteri Dalam Negeri dan Menpan,” katanya. (Kabar Timur)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>