Published On: Fri, Apr 15th, 2016

Dua Pegawai Pemprov Pemalsu SK PNS Mulai Jalani Sidang

Share This
Tags

satumaluku.com- Dua pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov Maluku yang terlibat kasus surat keputusan (SK) PNS palsu, kini menjadi terdakwa di Pengadilan Negeri Ambon. Keduanya, yakni Neitje Tempessy dan Lea Maria Lekipiow alias Ice, Kamis (15/4/2016), menjalani sidang perdana dipimpin Ketua Majelis Hakim Syamsudin La Hasan dengan agenda pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU). Dalam dakwaannya, JPU Lily Heluth, menjelaskan pada 2013 terdakwa Neitja yang bekerja sebagai PNS di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Haulussy Ambon bertemu saksi korban Ny. Debi Susanti dan berbicara mengenai anak saksi korban bernama Desmond yang sudah lama menjadi pegawai honorer. Terdakwa Neitje kemudian menawarkan jasanya kepada saksi dengan imbalan Rp12 juta untuk biaya pengurusan Desmond diproses dan diangkat sebagai PNS pada Kantor Gubernur Maluku, namun saksi menyatakan hanya mampu membayar Rp10 juta. “Terdakwa Neitje kemudian menghubungi terdakwa Itje yang merupakan PNS pada Kantor Gubernur Maluku terkait rencana membantu saksi untuk memproses SK pengangkatan Desmond sebagai PNS dan mereka sepakat bertemu tanggal 28 Agustus 2013,” kata jaksa dilansir Antara. Kedua terdakwa bersama saksi Debi bertemu pada salah satu lobi hotel di Kota Ambon dan saksi menyerahkan uang sebesar Rp10 juta sesuai kesepakatan awal. Namun sampai tahun 2015, nasib Desmon tidak mengalami perubahan karena […]

Read More: Dua Pegawai Pemprov Pemalsu SK PNS Mulai Jalani Sidang

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>