Published On: Wed, Jun 15th, 2016

Emas Gunung Botak di Pulau Buru Dinikmati Penambang Luar Daerah

Share This
Tags

AMBON- Hasil kekayaan alam berupa emas yang dicari warga di sekitar Gunung Botak, Kabupaten Buru selama ini lebih dominan dinikmati penambang dari luar daerah dan bukannya membawa keuntungan ekonomi bagi warga sekitar. “Belasan hingga puluhan ribu orang datang dari berbagai penjuru nusantara ke Gunung Botak untuk mencari emas, membuka lapak makanan dan bahan pokok maupun menjadi tukang pikul barang atau disebut kancil,” kata tokoh adat masyarakat Buru, Ibrahim Wael di Ambon, Rabu, dilansir Antara. Selama aksi penambangan emas tanpa izin berlangsung, para penambang ini datang dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, maupun Pulau Ambon dan sekitarnya. Sementara warga asli Pulau Buru lebih banyak menjadi penonton di negeri sendiri dan hanya menerima imbas dari aksi penambangan yang menggunakan bahan kimia beracun seperti sianida sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Menurut Ibrahim, kalau pun ada warga setempat yang mendapatkan nilai ekonomis dari penambangan emas hanyalah dalam persentase yang relatif kecil jumlahnya. Menurut Ibrahim, setelah penutupan lokasi penambangan atas perintah Presiden Joko Widodo dalam Bulan November 2015 lalu, para penambang tersebut sudah kembali ke daerah asalnya. “Jadi kalau ada pihak yang berbicara mengatasnamakan masyarakat Buru menyatakan warga sulit membiayai pendidikan anak-anaknya itu tidaklah mutlak,” tandasnya. Ia juga merasa heran dengan upaya pihak-pihak tertentu yang […]

Read More: Emas Gunung Botak di Pulau Buru Dinikmati Penambang Luar Daerah

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>