Published On: Tue, Mar 15th, 2016

Fenomena Medsos; Gamdo Basodara-Tamang FA vs Rabong Pandopo di Pilkada Buru

Share This
Tags

satumaluku.com- Tahun 2017 masih lama, tapi di media sosial (medsos) suasana gaduh terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahap 2 sangat terasa. Semua orang merasa perlu menyampaikan aspirasinya tanpa terikat pada kaidah jurnalistik. Situasi ini lumrah, karena sudah menjadi common sense bahwa setiap orang merasa harus mempromosikan sang idola. Hadirnya media sosial juga menjadi wadah untuk membuka kedok lawan-lawan politik yang tidak disukai. Bagi yang suka berdebat, keberadaan medsos yang gaduh dengan pilkada, menjadi sorga dunia. Karena bisa bebas berargumen tanpa perlu tatap muka. Dan, bagi mereka yang cenderung bersikap pasif, tentunya kegaduhan itu menjadi hiburan karena dinamika yang terjadi terkadang menggelikan hati. Belakangan ini, kegaduhan terkait pilkada Pulau Buru sangat terasa. Hadirnya sosok akun Gamdo Basodara dan Tamang FA memunculkan dinamika menarik karena menjadi kontroversi. Dari argumen-argumen yang terjadi, isu yang paling menonjol adalah tentang “Anti Korupsi”. Di satu sisi, Gamdo Basodara dan Tamang FA memosisikan diri sebagai kelompok “Anti Korupsi”. Mereka secara terang-terangan menuding incumbent Bupati Buru Ramly Umasugi (RU) berada di pihak yang berseberangan dengan visi mereka. Di sisi lain, pendukung  RU tak mau begitu saja dituding sebagai kelompok yang membela praktik korupsi. Mereka mengklaim sebagai pihak yang juga menentang praktik korupsi. Berbeda dengan Tamang FA yang menggunakan […]

Read More: Fenomena Medsos; Gamdo Basodara-Tamang FA vs Rabong Pandopo di Pilkada Buru

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>