Published On: Sat, Mar 19th, 2016

Jimmy Pattiasina Kembangkan Motif Maluku

Share This
Tags

satumaluku.com- Perancang Jimmy Pattiasina menekuni motif dan ciri khas kebudayaan tradisional Maluku dan mengembangkannya menjadi berbagai model pakaian modern. “Maluku tidak memiliki tradisi membatik, tapi mempunyai bermacam-macam motif dan dengan ciri khas tradisional yang beragam dari berbagai kawasan, ini yang sedang saya tekuni dan kembangkan dalam tiap desain pakaian modern,” katanya di Ambon, Minggu. Lelaki berusia 32 tahun yang menghabiskan sebagian masa kecil hingga remaja di Waisarisa dan Saparua itu mengatakan kecintaannya terhadap motif dan kebudayaan tradisional daerahnya tumbuh berkat sang kakek, Paulus Pattiasina yang membesarkannya dengan berbagai kisah tentang Maluku Karena kecintaannya tersebut, Jimmy yang mengenyam pendidikan terakhir di Fakultas Theologia Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM), sejak tahun 2011 mantap untuk “banting setir” menjadi perancang pakaian tradisi Maluku. Hingga kini, sedikitnya ada delapan jenis rancangannya yang telah dipatenkan hak ciptanya, yakni kemeja amboino, baju parang, baju salawaku, baju mata cita, kerah sembilan, lenso merah Maluku, baju motif Maluku, dan jas dengan ciri khas Maluku “the moluccano suite”. “Ada permintaan untuk membuat model yang lain, tapi saya menolak karena hanya fokus pada desain yang berciri khas Maluku. Kami punya Samuel Wattimena dan Oscar Lawalata, tapi belum ada desainer yang memang asli dari Maluku, lahir dan dibesarkan di sini, saya ingin […]



Read More: Jimmy Pattiasina Kembangkan Motif Maluku

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>