Published On: Fri, Mar 25th, 2016

Kapolres Malang Sudah Minta Mahasiswa Maluku Menahan Diri

Share This
Tags

satumaluku.com- Kapolres Malang Kota AKBP Decky Hendarsono memastikan sudah bertemu dengan pihak mahasiswa Maluku yang menjadi korban pengeroyokan untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi pembalasan kepada mahasiswa asal Sumba, Nusa Tenggara Timur. Dia juga mengimbau seluruh mahasiwa Indonesia Timur di Malang Raya untuk tidak merusak suasana yang berangsur kondusif pasca tewasnya mahasiswa asal Maluku Nasehan Laplepem atau Moger (22) akibat pengeroyokan di Kampus Wisnuwardhana, Minggu (20/3/2016) silam. Hingga saat ini, polisi telah menetapkan 3 tersangka pelaku pembunuhan terhadap Moger. Sementara 1 orang lagi masih buron. “Tersangka ditemukan dulu, agar masing-masing pihak menyadari bahwa semua sudah diproses hukum,” katanya. Pasca aksi pengeroyokan yang menewaskan mahasiswa asal Maluku Nasehan Leplepem atau Moger (22), Kapolres memberi catatan bagi kampus agar memberi batasan kegiatan jam malam. Jika diizinkan, memberitahu ke aparat kepolisian. Sementara itu, perwakilan mahasiswa dari Indonesia Timur bertemu sejumlah Arek Malang yang tergabung dalam d’Kross Community, Rabu malam (23/3/2016), di rumah makan Rame-rame, Dinoyo. Pimpinan d’Kross, Ade Herawanto meminta kepada para mahasiswa agar tidak membuat gaduh di Kota Malang. “Silahkan kalau mau ribut, tapi tolong jangan di Kota Malang. Karena kalau ada satu Arema yang tersakiti, tentu kami tidak tinggal diam. Saya usahakan semua elemen di Kota Malang akan saya gerakkan,” kata […]

Read More: Kapolres Malang Sudah Minta Mahasiswa Maluku Menahan Diri

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>