Published On: Mon, Feb 29th, 2016

Kedamaian di Wayame Jadikan Luis Ubra Doktor Pertama dari STAKPN Ambon

Share This
Tags

satumaluku.com- Luis Thobias Ubra, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Pattimura Ambon, mencatatkan diri sebagai Doktor pertama lulusan Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Ambon. Dalam pengukuhan Ubra yang digelar di aula STAKPN Ambon, Kamis (25/2/2016), Ubra diperkenankan menyampaikan disertasinya yang berjudul Pendidikan Perdamaian Berbasis Kultural di Desa Wayame. Dalam disertasinya, seperti dilansir Suara Maluku, Ubra mengatakan, Desa Wayame dengan populasi sebanyak 5.344 jiwa merupakan desa yang dihuni oleh bebagai etnik dan kultur yang berbeda, antara lain, Bugis, Batak, Timor, Makassar dan Minahasa serta Maluku. Dengan etnis terbanyak adalah Maluku dengan populasi sebanyak 2.732 jiwa. Berdasarkan hasil pelilitan lanjut Ubra, ditemukan bahwa masyarakat Desa Wayane memahami betul arti dari sebuah perdamaian. Dimana masyarakat Wayame mengartikan pedamaian sebagai suatu kondisi dimana berkurangnya tindak kekerasan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu lanjut Ubra, berbagai perbedaan yang ada ditengah-tengah masyarakat, tidak dijadikan sebagai sumber konflik, namun semua perbedaan tersebut dikelola sebagai potensi perdamaian. Masyarakat Desa Wayame membangun dan mengelola perdamaian sejati di daerah mereka atas dasar keadilan dan kebenaran yang sejati baik dalam pelayanan publik maupun kehidupan sehari-hari. Pada bagian lain disertasinya Ubra mengungkapkan, Pendidikan Agama Kristen (PAK), perdamaian dilakukan masyarakat Desa Wayame dengan aktif dan efisien, baik di rumah-rumah warga Kristen maupun gereja. Dengan […]

Read More: Kedamaian di Wayame Jadikan Luis Ubra Doktor Pertama dari STAKPN Ambon

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>