Published On: Tue, Apr 5th, 2016

Kejahatan Pejabat di Maluku Terungkap di Sidang Korupsi Jalan Trans Seram

Share This
Tags

satumaluku.com- Nama Pejabat di Maluku, yakni Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) lX Maluku dan Maluku Utara, Amran Hl Mustary disebut sebagai salah satu penerima suap kasus jalan Trans Seram dengan terdakwa Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama,  Abdul Khoir. Selain Amran, pengusaha di Ambon yakni Komisaris PT Cahaya Mas Perkasa, So Kok Seng alias Aseng dan Direktur PT Sharleen Raya (JECO Group), Hong Arta John Alfred juga disebut dalam dakwaan jaksa sebagai pihak yang bersama Abdul Khoir melakukan penyuapan. Sidang terhadap terdakwa perkara suap Abdul Khoir digelar Senin (4/4/2016) di Pengadilan Tipikor,  Jakarta.  Dalam dakawaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mochamad Wirasakjaya, Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir didakwa telah memberikan uang suap miliaran rupiah lebih kepada sejumlah anggota Komisi V DPR dan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Para anggota Dewan yang disebut menerima suap antara lain adalah Damayanti Wisnu Putranti, Budi Supriyanto, Andi Taufan Tiro serta Musa Zainuddin. Sementara pejabat Kementerian PUPR adalah Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) lX Maluku dan Maluku Utara, Amran Hl Mustary. “Dengan maksud agar Amran Hl Mustary, Andi Taufan Tiro, Musa Zainuddin, Damayanti Wisnu Putranti dan Budi Supriyanto mengupayakan proyek-proyek dari program aspirasi DPR disalurkan untuk proyek […]

Read More: Kejahatan Pejabat di Maluku Terungkap di Sidang Korupsi Jalan Trans Seram

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>