Published On: Thu, Apr 28th, 2016

Kepala BPJN IX Maluku – Maluku Utara Jadi Tersangka Kasus Suap

Share This
Tags

satumaluku.com- Setelah berulang kali menjalani pemeriksaan dan kantor serta rumah tinggalnya digeledah, Amran HI Mustary Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Amran diduga telah menerima suap terkait proyek pembangunan jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun anggaran 2016. Ia diduga menerima suap dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir. “Diduga menerima hadiah atau janji dari AKH,” kata Pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati di kantornya, Rabu 27 April 2016, dilansir viva.co.id. Amran dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHPidana. Kasus ini diketahui merupakan pengembangan kasus yang telah menjerat dua anggota DPR yakni Damayanti Wisnu Putranti dan Budi Supriyanto. Keduanya juga diduga telah menerima suap dari Abdul Khoir. Pada kasus tersebut, penyidik telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka. Pada surat dakwaan Abdul Khoir, disebutkan ada beberapa kali pemberian uang kepada Amran. Pemberian kepada Amran berawal dari pertemuan pada 12 Juli 2015 di sekitar Mall Atrium Senen, Jakarta […]

Read More: Kepala BPJN IX Maluku – Maluku Utara Jadi Tersangka Kasus Suap

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>