Published On: Tue, Jul 19th, 2016

Mahasiswa FKIP Unpatti Tolak Program Guru Garis Depan, Gubernur Telepon Dirjen Guru

Share This
Tags

Ambon- Sikap keras mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pattimura (Unpatti) menolak program Guru Garis Depan (GGD) karena merugikan sumber daya manusia (SDM) di Maluku, direspon Gubernur Said Assagaff. Menurut Gubernur, dia sudah berbicara langsung melalui telepon seluler dengan Dirjen Guru di Jakarta yang sedang melakukan rapat bersama dengan Dekan FKIP Unpatti Ambon maupun Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku untuk membahas tuntutan yang disampaikan oleh DPMF-KIP UNPATTI. “Hasil rapat itu, bahwa ada kesepakatan seleksi untuk program GGD akan diberikan kewenangan kepada Unpatti Ambon. jadi, tidak lagi perguruan tinggi di luar Maluku. Itu kesepakatan dalam rapat, sehingga kuota GGD di Maluku, diberikan kesempatan kepada putra-putri asal daerah ini,” katanya saat menerima para pendemo dari DPMF-KIP Unpatti, di Ambon, Senin, dilansir Antara. Gubernur juga berharap supaya tenaga-tenaga guru yang akan berpartisipasi di program GGD itu, sebagian besar atau 95 persen adalah anak-anak dari Maluku. Nanti sisa lima persen diberi ruang untuk guru-guru dari luar Maluku datang mengajar di daerah ini. “Kita berada dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu banyak juga guru orang Maluku yang bertugas di Sumatera, NTT, Riau, Papua dan daerah lainnya. Mereka juga diberikan hak dan kesempatan untuk mengajar di daerah tersebut,” ujarnya. “Saya juga […]

Read More: Mahasiswa FKIP Unpatti Tolak Program Guru Garis Depan, Gubernur Telepon Dirjen Guru

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>