Published On: Sun, Apr 10th, 2016

Masih Miskin, Musrenbang Di Atas Kapal? Itu Namanya Baronda

Share This
Tags

satumaluku.com- Sejumlah warga di Maluku mengkritisi kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku yang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Provinsi Tahun 2016 di kapal pelni tujuan Bitung, Sulawesi Utara. “Provinsi miskin kok buat Musrenbang di kapal. Itu namanya baronda kaleee,” kata salah satu warga kota Ambon Donal Lainsamputty kepada satumaluku.com, Sabtu (9/4/2016). Donal mengkritisi kebijakan pemerintah Maluku yang terkesan tidak berempati dengan kehidupan masyarakat. “Kalau memang masyarakat sudah sejahtera, dong mau meeting di planet juga seng masalah. Ini masih miskin mooo,” timpalnya. Tak hanya Donal, Siti Divinubun, warga Maluku di Tual juga mengkritisi kebijakan Pemprov Maluku di kapal Pelni. “Itu rapat kah merapat. Buang-buang uang rakyat saja. Lebe bae uang itu dibuat untuk bangun jalan di kampung-kampung. Itu lebih bermanfaat,” ujarnya. Dekan Fisip Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) A. Tahitu juga menilai negatif pelaksanaan Musrenbang Pemprov Maluku di KM Dorolonda yang menjalani rute pelayaran ke Bitung, Sulawesi Utara. Dia menilai hal itu sebagai bentuk pemborosan anggaran. Menurut Tahitu, daripada melaksanakan Musrenbang ke Manado, lebih baik ke wilayah Maluku di perbatasan atau seperti di Maluku Barat Daya. Sebelumnya, diketahui sebanyak 200 pejabat di Maluku melaksanakan Musrenbang tahun 2016 diatas kapal Dorolonda menuju Bitung, Sulawesi Utara. Pesertanya terdiri dari kabupaten/kota se-provinsi maluku, pimpinan SKPD, ketua-ketua […]

Read More: Masih Miskin, Musrenbang Di Atas Kapal? Itu Namanya Baronda

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>