Published On: Fri, Jul 22nd, 2016

Minat Dokter PTT ke Provinsi Maluku Minim

Share This
Tags

Ambon- Minat dokter pegawai tidak tetap (PTT) yang direkrut melalui Kementerian Kesehatan RI untuk bertugas pada daerah terpencil di Maluku relatif minim. Provinsi Maluku memang masih kekurangan tenaga kesehatan sehingga Kementerian Kesehatan melakukan perekrutan dan penempatan dokter PTT ke Maluku. “Makanya realisasi anggaran Dinkes pada 2015 untuk biaya pengantaran dokter PTT hanya sekitar 60 persen,” kata Kepala Bidang Farmasi Dinkes Maluku, dr. Tan Rian di Ambon, Jumat, dilansir Antara. Penjelasan dr. Tan mewakili Kadinkes Maluku, dr. Meylke Pontoh juga telah disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi D DPRD Maluku tentang evaluasi penggunaan anggaran daerah sesuai laporan keterangan pertanggungjawaban Gubernur 2015. Menurut dia, permintaan jumlah tenaga dokter PTT diusulkan oleh kabupaten/kota dan Kemenkes membuka pendaftarannya. Hanya saja tidak ada kewajiban dari Menteri Kesehatan kepada mereka untuk berangkat ke tempat tugas. Jadi bila satu kabupaten membutuhkan sepuluh dokter PTT tetapi yang datang hanya dua orang, maka terpaksa diterima sehingga tidak sesuai dengan dana yang disiapkan. Sehingga hanya 60 persen realisasi dana yang dipakai untuk pengantaran dokter yang bisa tercapai selama tahun anggaran 2015. Kemudian untuk masalah sarana dan prasarana kesehatan di setiap kabupaten/kota selama ini masih mendapat bantuan dalam bentuk DAK dari Kemenkes. Dananya dikelola sepenuhnya oleh pemerintah daerah setempat. “Anggaran yang dibelanjakan mereka ini […]

Read More: Minat Dokter PTT ke Provinsi Maluku Minim

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>