Published On: Mon, May 23rd, 2016

Pangdam Pattimura Minta Maaf, Anggota TNI yang Dikeroyok Oknum Polisi Diproses Hukum

Share This
Tags

satumaluku.com- Panglima Kodam XVI Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo meminta maaf secara terbuka atas kasus perkelahian oknum prajurit TNI dengan para petugas Patroli Reaksi Cepat (PRC) Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease pada Rabu, 18 Mei 2016. Pangdam juga telah memerintahkan aparatnya memproses hukum Kopral Dua Frejon Paliama, oknum tentara yang memukuli polisi petugas PRC. Aparat Profesi dan Pengamanan Polda Maluku serta Polisi Militer Kodam Pattimura sudah menginvestigasi kasus itu. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVI/Pattimura, Kolonel Arh M. Hasyim Lalhakim, melalui siaran persnya menegaskan bahwa hubungan aparat TNI dan Polri selama ini di Maluku sangat harmonis. Kejadian itu adalah ulah oknum yang memang perlu dihukum. “Pangdam telah meminta maaf kepada Kapolda atas kejadian tersebut, memberikan pelayanan pengobatan kepada anggota Polisi dan oknum anggota TNI yang terluka. Memerintahkan Danpomdam (Komandan Polisi Militer Kodam Pattimura) untuk mengadakan pemeriksaan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Hasyim. Kapendam juga menuturkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan diperoleh informasi bahwa pada pukul 10.15 WIT, Kopda Frejon dalam keadaan mabuk. Dia lalu meneriaki patroli Polisi yang sedang melintas di Jalan Dr Tamaela, Kelurahan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Ambon. Patroli berhenti dan seorang Polisi menanyakan kenapa meneriaki mereka. Tetapi Kopda Frejon langsung memukul polisi itu sehingga terjadi keributan. […]

Read More: Pangdam Pattimura Minta Maaf, Anggota TNI yang Dikeroyok Oknum Polisi Diproses Hukum

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>