Published On: Tue, Apr 19th, 2016

Pejabat di Maluku Ini Tak Akui Terima 8 Miliar dari Tiga Pengusaha

Share This
Tags

satumaluku.com- Kepala Balai Pelaksana Jalan (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary membantah meminta dan menerima uang sebesar Rp 8 miliar dari tiga pengusaha. Mereka adalah Direktur PT Windu Tunggal Utama (WTU) Abdul Khoir, Direktur PT Cahaya Mas Perkasa So Kok Seng alias Aseng, dan Direktur PT Sharleen Raya (JECO Group) Hong Arta John Alfred. “Tidak pernah. Saya enggak pernah sampaikan itu,” kata Amran saat menjadi saksi dalam sidang terdakwa Abdul Khoir di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/4/2016). Amran menjadi salah satu saksi yang dihadirkan untuk didengarkan keterangannya dalam sidang di Pengadilan Tipikor. Sebelumnya, dalam surat dakwaan yang dibacakan Penuntut Umum KPK beberapa waktu lalu, Abdul Khoir, Aseng dan pengusaha bernama Hong Arta John Alfred, didakwa secara bersama-sama menyuap Kepala BPJN IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary.  Kemudian dakwaan JPU itu dipertegas lewat kesaksian Hong Arta John Alfred di Pengadilan Tipikor, Senin (18/4/2016) yang mengaku mengumpulkan uang sebesar Rp 8 miliar bersama dua rekannya, Aseng dan Abdul Khoir. Menurutnya, uang itu merupakan permintaan Amran melalui anak buahnya bernama Heri. (baca juga: Kejahatan Pejabat di Maluku Terungkap di Sidang Korupsi Jalan Trans Seram) Alfred menandaskan bahwa pada Juli 2015 telah sepakat untuk menggelontorkan Rp 3,5 miliar kepada Abdul Khoir […]

Read More: Pejabat di Maluku Ini Tak Akui Terima 8 Miliar dari Tiga Pengusaha

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>