Published On: Sun, Mar 27th, 2016

Ricuh setelah Kalah, Pemain Pra PON Maluku Utara Kejar Wasit

Share This
Tags

satumaluku.com- Kericuhan melibatkan para pemain muda yang bergabung dalam tim Pra PON Maluku Utara terjadi di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kamis 24 Maret 2016. Kalah melawan Pra PON Papua, 0-2, seusai pertandingan, para pemain muda Maluku Utara mengejar wasit Hadiana yang memimpin jalannya pertandingan. Dilansir vivanews.com, kepemimpinan Hadiana dinilai para pemain Maluku Utara sangatlah tidak adil. Sebab, mereka mesti bermain dengan 9 orang pemain saja di laga yang menentukan langkah menuju PON XIX Jawa Barat. Melihat kondisi kacau, polisi yang bertugas di dalam stadion langsung bergerak cepat. Mereka mengamankan wasit dan menenangkan para pemain Maluku Utara. Manajer Maluku Utara, Asgar Saleh sempat akan ditahan oleh polisi karena dianggap sebagai provokator. Tetapi, karena ada kesepakatan damai, akhirnya Asgar dilepaskan kembali. “Wasit membuat anak-anak emosi. Tapi sekali lagi, saya sebagai manajer bertanggung jawab kepada tim. Secara fair play kami terima kekalahan,” kata Asgar saat konferensi pers usai pertandingan. lihat videonya di sini Dengan kekalahan tersebut, Tim Papua akhirnya menjadi juara grup, sedangkan Tim Maluku Utara sebagai runner up grup harus melalui fase play off melawan Sulawesi Selatan untuk memperebutkan tiket tampil di babak utama cabang sepak bola PON Jabar. Rencananya, babak play off yang mempertemukan Tim Maluku Utara dengan Sulawesi Selatan digelar […]

Read More: Ricuh setelah Kalah, Pemain Pra PON Maluku Utara Kejar Wasit

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>