Published On: Sat, Mar 12th, 2016

SADIS! Polisi di Namrole Aniaya Warga, Dirawat di Namlea, Kencing Pakai Kateter

Share This
Tags

satumaluku.com- Enam oknum polisi di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku, diduga melakukan tindakan kekerasan dengan menghajar Uke Nurlatu, warga Waisima hingga babak belur. Akibatnya, Uke Nurlatu saat ini menjalani perawatan intensif di RSUD Lala Namlea (sebelumnya di RSUD Namrole) dan harus menggunakan kateter untuk buang air seni (kencing). Kejadian berawal dari penangkapan korban Uke Nurlatu, Sabtu (5/3/2016) karena dituduh sebagai pelaku pembunuhan Abdulrahman Latuwel, warga setempat. Dikutip dari dharapos.com dan malukupost.com, penganiayaan terjadi sejak keenam oknum dari Polsek Waisama dan Polsek Namrole datang ke rumah Nurlatu. Usai dianiaya di rumah, korban yang bersikukuh tidak melakukan pembunuhan kemudian digiring ke Polsek Waisama yang berlokasi di Desa Wamsisi dengan alasan untuk diperiksa. Di Polsek Waimisa, korban tetap menolak tuduhan melakukan pembunuhan. Akibatnya, dia mengalami penganiayaan lagi oleh Brigadir Acut dan Brigadir Fahmi, bersama empat anggota lainnya. Bahkan empat kali paha korban dipukul dengan senjata laras panjang. Yang mengenaskan, Brigadir Acut sempat mau menombak namun korban berhasil menangkap tombak yang diarahkan kepadanya. Tak puas, Brigadir Acut juga sempat mengokang senjata laras panjang dan mengancam menembak mati korban kalau tetap tidak mengaku. Usai mengalami siksaan hebat, korban tetap dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Wamsisi. Kemudian dia jatuh sakit. “Waktu polisi siksa beta (saya), beta bilang biar bapak bunuh […]

Read More: SADIS! Polisi di Namrole Aniaya Warga, Dirawat di Namlea, Kencing Pakai Kateter

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>