Published On: Sat, Mar 19th, 2016

Sekolah Abad 18 di Maluku Barat Daya Belum Berstatus Negeri

Share This
Tags

satumaluku.com- Sejumlah sekolah dasar yang sudah berdiri sejak abad 18 (XVIII) pada zaman penjajahan Belanda di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) hingga saat ini belum berstatus sebagai sekolah negeri. “Untuk mendapatkan status sekolah negeri, pihak Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Kristen (YPPK) harus melakukan pengusulan ke Dinas Pendidikan untuk diperjuangkan,” kata Ketua Unit Pelaksana Akreditas Kabupaten Maluku Barat Daya, Hendrik Rupilu di Tiakur, Ibu Kota Kabupaten MBD, Sabtu. Umumnya sekolah dasar ini sudah ada sejak tahun 1800-an dan didirikan oleh zending atau guru agama di zaman Belanda ketika bangsa itu mulai masuk ke Indonesia dan merambah Pulau Ambon, Banda, hingga gugusan pulau di Kabupaten Maluku Barat Daya pada abad XVI. Dia mencontohkan Sekolah Dasar Kristen Paty di Pulau Moa yang didirikan oleh para zending pada tahun 1817 dan masih berada hingga sekarang ini, meski pun kondisinya sudah mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. “Jadi tahun 1817 itu sudah ada sekolah dasar di sana, meski saat itu terjadi pergolakan bersejarah berupa peperangan yang dikobarkan Thomas Matulessy selaku Kapitan Pattimura melawan Belanda di Pulau Saparua, Kabupaten Maluku Tengah,” katanya. Kemudian ada SD Kristen Abusur di Pulau Wonreli Kisar yang berdiri sejak tahun 1889 dan SD Kristen Nomaha (Pulau Kisar) tahun 1918, SD Kristen Luhulely […]

Read More: Sekolah Abad 18 di Maluku Barat Daya Belum Berstatus Negeri

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>