Published On: Thu, Apr 7th, 2016

Sepi Penumpang, Sopir Angkot Galala Minta Solusi Wali Kota

Share This
Tags

satumaluku.com- Para sopir angkutan kota (angkot) trayek Galala akhirnya mendatangi Wali Kota Ambon Rchard Lohenapessy. Mereka meminta solusi dari wali kota terkait sepinya trayek Galala, sejak kehadiran Jembatan Merah Putih (JMP) Galala-Poka. Yopi Mahukenu, perwakilan sopir angkot jurusan Galala kepada wali kota mengatakan kehadiran JMP Galala-Poka membuat masyarakat lebih memilih jalan pintas. Akibatnya, yang terkena imbas adalah kapal feri dan perahu yang melayani penyebrangan Galala-Poka. Turunnya pengguna kapal feri dan perahu, mengakibatkan jalur trayek Galala sepi. “Selama ini pendapatan kita bertumpu pada penumpang yang melakukan aktivitas di Universitas Pattimura dan Politeknik Ambon di Poka,” ujarnya. Tapi, sejak kehadiran JMP Galala-Poka, terutama pada hari pertama dan kedua pasca peresmian, jumlah penumpang feri dan perahu menyusut drastis. Angkot Galala pun tak ada muatan. Dalam pertemuan tersebut belum ada solusi yang diputuskan. Wali Kota Ambon hanya meminta waktu untuk mencari solusi terbaik karena selama ini tidak ada plan Pemkot untuk menghilangkan trayek Galala. Sementara itu, dari pantauan di lapangan, sejumlah pedagang yang selama ini menjual dagangannya di Dermaga Feri Galala maupun Poka serta di atas geladak kapal feri, juga terimbas sepinya penumpang. Jualan mereka akhirnya tidak lagi laku sehingga terancam gulung tikar. (ald)Filed under: AMBOINA Tagged: JMP Galala – Poka

Read More: Sepi Penumpang, Sopir Angkot Galala Minta Solusi Wali Kota

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>