Published On: Sun, May 1st, 2016

Terdakwa Korupsi Serahkan Uang Tunai 236 Juta Saat Sidang di PN Ambon

Share This
Tags

satumaluku.com- Dua terdakwa korupsi pengadaan lima unit kapal penangkap ikan 15 GT tahun anggaran 2013, Suratno Ramly dan Benyamin Sutrahitu mengembalikan uang tuna Rp236 juta saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Ambon, Jumat (29/4/2016). Keduanya menyerahkan uang pecahan Rp100.000 tersebut dalam amplop besar berawarna coklat kepada jaksa penuntut umum. Saat itu, agenda sidang yang dipimpin ketua majelis hakim Alex Pasaribu, didampingi Edy Sebjengkaria dan Heri Leliantono selaku hakim anggota adalah mendengar duplik JPU yang saat itu dbacakan Roly Manampiring. Suratno Ramly adalah direktur PT Pribant Fiber Glass bersama Benyamin Sutrahitu adalah bos PT Sarana Usaha Bahari dipercayakan memegang proyek pengadaan lima unit kapal penangkap ikan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku tahun 2013 senilai Rp3 miliar lebih. Dalam pembacaan dupliknya, JPU tetap pada tuntutan semula, yaitu meminta majelis hakim menghukum para terdakwa selama enam tahun penjara karena terbukti melanggar pasal 2 Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. Jaksa juga menuntut terdakwa Benjamin dan Suratno membayar denda sebesar Rp100 juta subsider satu tahun kurungan dan membayar uang pengganti senilai Rp231 juta. “Harta benda dua terdakwa ini akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti dan bila tidak mencukupi, maka mereka […]

Read More: Terdakwa Korupsi Serahkan Uang Tunai 236 Juta Saat Sidang di PN Ambon

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>