Published On: Mon, Feb 22nd, 2016

Tradisi Timba Laor Dikemas Menarik untuk Gaet Wisatawan

Share This
Tags

satumaluku.com- Maluku punya satu tradisi yang dilestarikan sampai saat ini, yakni “timba laor” atau cacing laut (Lyde Oele). Tradisi timba laor oleh masyarakat pesisir di Kecamatan Nusaniwe, Ambon, biasanya dilakukan pada bulan Maret atau April. Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Hendry Sopacua menjelaskan untuk menarik wisatawan, event tahunan ini dikemas semenarik mungkin. Salah satu caranya adalah meng-combine event tradisional itu dengan atraksi budaya. Tradisi timba laor sendiri setiap tahun dilakukan tidak sebatas menimba laor saja namun didahului pertemuan tua adat dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat. Menurut Sopacua, sejauh ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementrian Pariwisata untuk mempromosikan dan mempublikasikan kegiatan tersebut sehingga Festival Timba Laor akan lebih dikenal. Sementara itu, sebagaimana dilansir Antara, Pemkot Ambon menargetkan sebanyak 4.000 – 5.000 wisatawan mancanegara mengunjungi daerah itu tahun 2016. Karena itu, saat ini sudah disiapkan sejumlah agenda event untuk terus menarik kunjungan waisatawan. Sopacua menjelaskan rangkaian kegiatan yang disiapkan sepanjang tahun 2016 diantaranya festival manise, kuliner, pemilihan duta wisata kota Ambon, jejak pahlawan nasional Pattimura dan berbagai kegiatan tahunan. Rangkaian kegiatan dilaksanakan disepanjang 2016 untuk mewujudkan program Ambon Ceria, dengan harapan partisipasi masyarakat terhadap pembangunan dan pelayanan publik semakin meningkat, yakni semua warga senang dan bahagia. “Kita mencanangkan tahun mangente […]

Read More: Tradisi Timba Laor Dikemas Menarik untuk Gaet Wisatawan

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>