Published On: Tue, Jun 7th, 2016

Untuk Industrialisasi & Rumah Tangga, Maluku Butuh Power Plants Geothermal dan Tenaga Air 3.000 MW

Share This
Tags

Sebagai sumber penerangan dan energi lain baik di sektor rumah tangga maupun industri, listrik memegang peranan yang sangat vital. Bagi kegiatan industri, listrik merupakan sumber energi untuk menggerakkan kegiatannya, sedangkan bagi rumah tangga selain sebagai sumber penerangan listrik juga digunakan untuk berbagai keperluan lainnya. Berdasarkan data BPS Maluku Tahun 2015, dinyatakan bahwa produksi listrik di Maluku selama kurun waktu 2010-2014 mengalami kenaikan baik di Kota Ambon maupun di Kota Tual. Produksi listrik untuk PLN cabang Ambon adalah sebesar 291.677 ribu Kwh pada tahun 2010 dan meningkat menjadi 338.406 ribu Kwh pada tahun 2011. Produksi tersebut terus mengalami peningkatan pada tahun 2014 menjadi sebesar 461.833 ribu Kwh. Produksi PLN cabang Ambon jauh lebih besar apabila dibandingkan dengan produksi PLN Cabang Tual. Produksi PLN cabang Tual sebesar 57.109 ribu Kwh pada tahun 2010 dan 60.835 ribu Kwh pada 2011. Pada tahun 2014 produksi PLN terus mengalami peningkatan menjadi sebesar 89.451 ribu Kwh. Kenaikan sebagaimana yang digambarkan di atas belum mampu menjawab kebutuhan ketersediaan energy listrik baik bagi rumah tangga maupun sektor industri, sehingga pemerintah tetap perlu untuk membangun pembangkit listri dalam kapasitas besar berdasarkan potensi dan kekayaan alam yang dimiliki. PRIORITAS PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR PEMBANGKIT LISTRIK 2018-2028 Kondisi belum meratanya akses sambungan listrik […]



Read More: Untuk Industrialisasi & Rumah Tangga, Maluku Butuh Power Plants Geothermal dan Tenaga Air 3.000 MW

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>