Published On: Sat, Apr 9th, 2016

Yang Dipensiun Dini, Hanya PNS Ijasah SMA Yang Tak Kompeten

Share This
Tags

satumaluku.com- Kekhawatiran Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy tentang banyaknya pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot Ambon yang berijasah SMA terkait rasionalisasi PNS, terjawab sudah. Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi memastikan pemerintah tidak akan langsung memberhentikan ASN yang bukan lulusan sarjana. PNS yang dipensiun dinikan merupakan pegawai yang tidak kompeten, tidak berkinerja tidak produktif dalam menjalankan tugas dan kewajibannya. Yuddy mengatakan, realisasi untuk kebijakan ini akan dilakukan pada tahun 2017 dan sedang disiapkan formulasinya. “Jumlah PNS idealnya 1,5 persen dari jumlah penduduk. Jadi kira-kira hanya 3,5 juta PNS yang bekerja tetapi yang kompeten,” ujarnya saat menjawab kontroversi rasionalisasi PNS yang kini sedang meresahkan sebagian besar PNS berijasah SMA, di Bukit Tinggi dilansir Humas Menpan RB, Jumat (8/4/2016). Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmadja juga menegaskan PNS berijazah SMA ke bawah tidak perlu khawatir dengan rencana kebijakan rasionalisasi yang akan mulai diberlakukan tahun 2017. Pasalnya, rasionalisasi hanya berlaku bagi aparatur sipil negara yang tidak berkinerja, tidak memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki kompetensi. Menurut dia, rasionalisasi ASN akan didasarkan pada kajian mendalam yang menekankan pentingnya aspek kinerja, kualifikasi, dan kompetensi. “Jadi tidak perlu khawatir bagi pegawai berijazah SMA […]

Read More: Yang Dipensiun Dini, Hanya PNS Ijasah SMA Yang Tak Kompeten

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>