Published On: Thu, Mar 24th, 2016

Yang Eksodus dari Malang Bukan Hanya Mahasiswa Asal Sumba

Share This
Tags

satumaluku.com- Pepatah karena nila setitik rusak susu sebelanga, sedang dialami mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Malang pasca pengeroyokan yang menewaskan mahasiswa asal Maluku Nasehan Leplepem atau Moger (22) pada Minggu dini hari (20/3/2016) lalu. Akibat perbuatan segelintir oknum mahasiswa asal Sumba, ratusan mahasiswa dan mahasiswi asal Sumba dan asal daerah lain di NTT yang tidak terkait kasus tersebut harus  ikut eksodus dari Malang ke kampung halamannya. Mereka yang eksodus ini, adalah seluruh mahasiswa asal NTT yang ngekos di wilayah Sekarpuro, Kabupaten Malang. Lokasi kawasan ini dekat dengan kampus Universitas Wisnuwardana, tempat aksi pengeroyokan terjadi pada Moger dan rekan-rekannya. Di kawasan tersebut, bukan hanya mahasiswa asal Sumba yang tinggal, tapi juga mahasiswa asal daerah lainnya di NTT. Faktor adanya ketakutan di kalangan mahasiswa NTT terhadap kemungkinan serangan balik dari mahasiswa asal Maluku yang menjadi korban pengeroyokan memang menjadi salah satu alasan pulangnya mahasiswa-mahasiswi asal NTT itu ke daerahnya. Ketakutan yang sama juga dirasakan oleh warga di kawasan tempat kos-kosan mereka di kawasan Sekapuro. Akibatnya, warga Sekarpuro sendiri yang berinisiatif menyarankan para mahasiswa kembali ke kampung halaman, setelah melakukan koordinasi dengan pihak pemda setempat dan pihak universitas.  “Ini karena mereka takut dan warga setempat juga takut tidak aman. Daripada berisiko, […]




Read More: Yang Eksodus dari Malang Bukan Hanya Mahasiswa Asal Sumba

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>