Published On: Tue, Sep 6th, 2016

Yayasan Wallacea Galakkan Perlindungan Penyu di Kayeli

Share This
Tags

Ambon- Yayasan Wallacea menggalakkan program perlindungan penyu melalui program pariwisata ramah lingkungan di Desa Kayeli, Kabupaten Buru, Maluku. “Proyek ini kami namai Community Capacity Building to Protect Turtle Population Through Ecotourism (peningkatan kapasitas masyarakat untuk melindungi populasi penyu melalui pariwisata ramah lingkungan),” kata Adit S. Retraubun dari Yayasan Wallacea di Ambon, Senin. Adit yang juga pemimpin proyek mengatakan program Yayasan Wallacea yang didanai oleh Critical Ecosystem Partnership Fund (CEPF) itu dimulai pada awal April 2016 dan akan berjalan hingga September 2017. Proyek itu merupakan kampanye penyadaran perlindungan terhadap telur-telur penyu yang selama ini diperjualbelikan secara bebas, dengan berbagai pelatihan ketrampilan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dilibatkan langsung dalam tindakan konservasi, mulai dari survei karang, telur menetas, pengeraman, dan penampungan tukik-tukik (bayi penyu) yang lemah dan sakit, sehingga mereka bisa terus melakukannya sendiri ketika program Yayasan Wallacea berakhir. “Ada lima orang pemuda yang terlibat bersama kami pada tahap awal. Kami akan merekrut 80 orang lagi untuk dilatih melakukan tindakan konservasi dan ekoturisme, 20 orang di antaranya akan bersama-sama dengan lima orang pemuda yang sudah terlibat sebelumnya akan didorong untuk menjadi Eco Group,” katanya. Jumlah populasi penyu yang bertelur di pantai Desa Kayeli masih belum diketahui secara pasti, […]

Read More: Yayasan Wallacea Galakkan Perlindungan Penyu di Kayeli

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>