Published On: Wed, Feb 7th, 2018

University Rhode Island Jajaki Kerjasama dengan Pemprov

Share This
Tags

Meningkatkan kualitas SDM ASN Pemprov Malu­ku bakal melakukan ker­jasama dengan University Rhode Island, Amerika Serikat. Penjajakan ke arah itu dilakukan saat kun­jungan pihak University Rhode Island ke Pemprov Maluku, Selasa (6/2).

“Pihak University Rho­de Island sudah menjalin ker­jasama lewat Memorandum of Understanding atau nota ke­se­pahaman dengan Kemen­te­rian Kelautan dan Perika­nan, Badan Perencanaan Pem­bangunan Nasional  serta ber­bagai berbagai perguruan tinggi di tanah air. Kali ini mereka menjajaki kerjasama dengan Pemprov Maluku,” ujar Wakil Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, usai perte­muan dengan pihak University Rhode Island.

Sejumlah perguruan tinggi negeri di tanah air yang sudah menjalin kerjasama dengan Uni­versity Rhode Island, an­tara lain Institut Teknologi Ban­dung (ITB), Institut Pertanian Bo­gor (IPB), dan Universitas Ga­jah Mada (UGM) Yogya­karta. “Saya harap ada langkah konkrit dari pertemuan ini,’’ tandas Sahuburua, pada perte­muan dengan pihak Univercity Rhode Island yang difasilitasi oleh Bappeda Provinsi Maluku, di lantai 2 Kantor Gubernur Maluku.

Menindaklanjuti pertemuan tersebut, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Maluku be­rencana akan mengirim lima  orang ASN, untuk menimba ilmu di Negeri Paman Sam.

Mereka yang akan dikirim, terlebih dahulu akan diper­kuat kemampuan berbahasa Inggris dan penguasaan ilmu terkait dengan studi yang akan diam­bil. “Kita telah menyiapkan te­naga untuk itu, dan saat ini me­reka telah belajar bahasa Ing­gris, karena komunikasi utama­nya akan menggunakan baha­sa Inggris,’’ jelas Sahuburua.

Sahuburua mengharapkan, kerjasama ini merupakan lang­kah awal bagi Pemprov Maluku dalam menyiapkan SDM guna menghadapi tantangan pemba­ngunan di masa depan.

“Saya tadi sudah menyam­paikan, akan mengirimkan anak-anakkita. Namun sebelumnya harus melalui fit and proper test, supaya ketika mereka di sana, bisa menempuh pendidi­kan dengan baik. Jangan kita kirim dengan persyaratan minimal, itu tidak boleh. Diusahakan persya­ratanmaksimal,’’ te­gasnya.

Ia mengatakan, persyaratan maksimalnya berkaitan de­ngan kompetensi latar bela­kang pen­didikan yang mereka miliki. “Ja­di kalau mereka yang dikirim itu khususnya untuk perikanan, mereka harus sar­jana perika­nan. Kalau Lingku­ngan Hidup, ya harus ahli di bidang terse­but. Sehingga pendidikan lanju­tan baik S2 menjadi S3 atau pen­didikan singkat itu betul-betul mereka kuasai bidangnya. Karena sekarang kita menuju ke profesionalisme, artinya kua­litas yang kita butuhkan,’’ ujar Sahuburua.

Diharapkan, sekembalinya ASN yang disekolahkan da­pat ditempatkan sesuai de­ngan bidang yang ditekuni. “Kita ingin kembangkan pro­fesionalitas sehingga sekem­balinya meraka dapat mem­bangun Maluku yang lebih maju dan  kita dapat bersaing dengan provinsi lain yang ada di Indonesia,’’ tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Maluku Hamin Bin Thahir menyinggung soal Maluku yang punya taman nasional Manusela, yang berada di Pulau Seram.

“Kami punya taman nasio­nal Manusela. Di Univercity Rhode Island kan juga fokus ke aspek lingkungan. Saya ber­harap mereka yang dikirim menimba ilmu di sana bisa juga mendapatkan ilmu terkait pengamanan wilayah persisir dan aspek lingkungan, sehi­ngga bisa membantu melihat taman nasional kebanggaan kita ini,” ujarnya. (Siwalima)

About the Author

-

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>